Kamis, 09 Juni 2016

Saham Asia Turun Diikuti Penguatan Yen Bebani Ekuitas Jepang

PT. Equityworld Futures - Saham Asia turun dari enam minggu tertinggi diikuti penguatan yen yang dapat menekan ekuitas Jepang, membayangi keuntungan dari produsen energi di tengah reli pada minyak mentah.
Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1 % ke level 132,19 pada pukul 09:07 pagi waktu Tokyo. Ekuitas global menuju kenaikan untuk mingguan keempat, dengan Indeks S&P 500 merayap mendekati semua waktu tertinggi di tengah spekulasi biaya pinjaman akan tetap rendah untuk lebih lama. Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada Senin lalu mengisyaratkan bahwa para pembuat kebijakan tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga. Sementara pasar financial di China, Hong Kong dan Taiwan ditutup untuk liburan pada Kamis ini.
Bank-bank sentral berada dalam sorotan, dengan keputusan kebijakan The Fed dan Bank of Japan (BOJ) dijadwalkan pada minggu depan. Pedagang berjangka menurunkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan Juli sampai 18 % setelah Yellen pada hari Senin mengatakan bahwa ekonomi terbesar dunia adalah cukup kuat untuk menahan kenaikan suku bunga secara bertahap. (knc)
Sumber : Bloomberg

Rabu, 08 Juni 2016

Emas Menguat Seiring Investor Kaji Peluang Kenaikan Suku Bunga Fed

PT. Equityworld Futures - Emas naik seiring para investor mengkaji langkah-langkah China untuk menghentikan pembelian emas untuk pertama kalinya dalam 11 bulan terakhir dampak dari berkurangnya peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun ini, yang membantu mendorong mata uang dolar ke level satu bulan terendah.
Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,6 % ke level $ 1,251.08 per ons, level tertinggi sejak 24 Mei, dan diperdagangkan di level $ 1,250.66 pada pukul 2:32 siang waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg. Logam ini telah menguat setelah laporan Jumat lalu menunjukkan AS menciptakan lapangan pekerjaan paling sedikit dalam hampir enam tahun belakangan, mengurangi harapan untuk kenaikan biaya pinjaman.
Pedagang sekarang melihat adanya kesempatan untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed 14-15 Juni mendatang, turun dari kemungkinan 24 % pada akhir bulan lalu, dengan probabilitas bergerak pada bulan Juli dan September pada 18 % dan 39 %, kontrak berjangka menunjukkan. Bank Rakyat China meninggalkan cadangan emas di tingkat yang sama seperti pada bulan April, mendorong kekhawatiran bahwa permintaan fisik mungkin menurun. Indeks dolar jatuh ke level terendah sejak 6 Mei lalu. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham China Berakhir Lebih Rendah Jelang Liburan Akhir Pekan Panjang

PT. Equityworld Futures - Saham China jatuh pada Rabu ini di tengah melemahnya volume perdagangan karena pasar bersiap untuk liburan akhir pekan panjang meskipun investor melihat pemberitahuan yang kemungkinan masuknya saham China daratan dalam indeks pasar berkembang MSCI pada minggu depan.
Pasar keuangan China akan ditutup pada hari Kamis dan Jumat untuk liburan akhir pekan memperingati Dragon Boat.
Indeks CSI 300 blue-chip turun 0,4 %, ke level 3,163.99, sementara Indeks Shanghai Composite melemah 0,3 %, ke level 2,927.16 poin. (knc)
Sumber : Reuters

Yen Melonjak Menuju Level Satu Bulan Tertinggi

PT. Equityworld Futures - Yen naik menuju level satu bulan tertinggi terhadap dolar seiring para pedagang mengesampingkan kemungkinan Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga pada 15 Juni mendatang, sehari sebelum Bank of Japan (BOJ) memutuskan kebijakan.
Mata uang Jepang naik untuk hari kedua pada Rabu ini, kenaikan terbesar di antara mata uang utama pasar negara berkembang, karena kontrak Fed menunjukkan tidak adanya kesempatan pada bulan Juni. Pedagang melihat 59 % kemungkinan Fed akan melakukan pengetatan kebijakan setidaknya satu kali pada tahun ini, turun dari 74 % pada awal pekan lalu. Indeks mata uang dolar turun ke level satu bulan terendah.
Mata uang Jepang menguat 0,4 % ke level 106,92 per dolar pada pukul 12:03 siang waktu Tokyo, mendekati level 106,38 pada hari Senin, yang merupakan level terkuat sejak 4 Mei.
Dolar melemah 0,1 % ke level $ 1,1366 per euro. Indeks Spot Dollar Bloomberg turun 0,1 %, setelah merosot 0,4 % pada hari Selasa dan ditutup pada level terendah sejak 6 Mei. (knc)
Sumber : Bloomberg