Selasa, 07 Juni 2016

Bursa Asia Naik Diiringi Pelemahan Yen, Saham Komoditi Rally

PT. Equityworld Futures - Saham Asia naik karena melemahnya yen mendorong sektor eksportir Jepang dan penguatan saham komoditas setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengisyaratkan pertumbuhan ekonomi AS cukup kuat untuk menahan kenaikan suku bunga secara bertahap.
Indeks MSCI Asia Pacific naik untuk hari ketiga untuk memperpanjang lima minggu tertinggi, menguat 0,4 % ke level 130,45 pada pukul 09:16 pagi waktu Tokyo. Dolar melonjak tajam dalam tiga minggu terakhir terhadap yen seiring komentar Yellen yang mengatakan positif dalam perekonomian AS lebih besar daripada negatif, dan menegaskan kembali pandangan kenaikan suku bunga dilakukan bertahap.
Ekuitas di AS pada hari Senin naik ke level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir dan dalam 1 % dari semua waktu tertinggi terkait kekhawatiran investor mengenai kekuatan ekonomi AS mereda menyusul pidato Yellen, yang juga menghilangkan referensi dari Ketua Fed ketika kemungkinan melihat ke arah kenaikan suku bunga. Pedagang berjangka menurunkan kemungkinan lonjakan pada bulan Juli menjadi 21 % setelah pidatonya dari 27 %. Kemungkinan kenaikan di bulan September naik tipis menjadi 42 %. (knc)
Sumber : Bloomberg

Senin, 06 Juni 2016

Dolar Rebound dari Penurunan Terbesar dalam 4 Bulan Terakhir

PT. Equityworld Futures - Indeks dolar sebagian mengalami rebound setelah pada hari Jumat anjlok tajam sejak Februari lalu terkait data payrolls yang lebih rendah dari perkiraan mengirim spekulasi Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
Mata uang AS tetap dekati level tiga minggu terendah terhadap mata uang utama pada Jumat lalu, ketika sebuah laporan dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pengusaha AS di bulan Mei menambahkan jumlah minimal pekerja dalam hampir enam tahun terakhir. Indeks Spot Dollar Bloomberg turun 1,6 % dalam lima hari yang berakhir 3 Juni, menghentikan reli selama empat minggu yang membantu meningkatkan spekulasi bullish terbesar pada greenback sejak Maret.
Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak mata uang terhadap 10 mata uang utama, naik 0,3 % pada pukul 7:39 pagi waktu London, setelah merosot 1,5 % di hari Jumat, yang terbesar sejak 3 Februari. Greenback menguat 0,3 % ke level $ 1,1338 per euro , setelah jatuh 1,9 % di New York. Rally 0,4 % ke level ¥ 106,96, menghentikan penurunan selama empat hari. (knc)
Sumber : Bloomberg

Bursa Asia Ditutup Naik Karena Reli di Pasar Negara Berkembang


PT. Equityworld Futures - Bursa saham Asia naik karena pasar negara berkembang mengalami reli setelah lemahnya laporan tenaga kerja AS memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan menunda menaikkan suku bunga, sementara saham-saham Jepang memangkas penurunan awal.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3 persen menjadi 130,11 pada pukul 16:00 sore di Hong Kong, membalikkan kerugian sebanyak 0,5 persen. Peningkatan 38.000 pekerja dalam non-farm payrolls kurang dari perkiraan yang paling pesimis dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom, meredam pemulihan yang goyah dalam ekuitas global dan mengirim yen menguat tajam dalam lebih dari sebulan pada hari Jumat. Kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga acuan pada bulan Juli turun menjadi 27 persen setelah data pekerjaan, lebih dari 50 persen pada minggu lalu.(frk)
Sumber: Bloomberg

Emas Alami Kenaikan Dampak Kemungkinan Terjadi Penundaan Kenaikan Suku Bunga

PT. Equityworld Futures - Emas mengalami kenaikan setelah laporan pekerjaan AS yang lemah mengisyaratkan bahwa Federal Reserve kemungkinan menunda kenaikan suku bunga di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang sedang goyah. Saham perusahaan emas melonjak.
Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,241.73 per ons pada pukul 11:04 siang waktu Singapura dari level sebelumnya $ 1,244.20 pada hari Jumat ketika melonjak 2,7 %, menurut harga dari Bloomberg. Logam menguat karena para pedagang mengurangi spekulasi bahwa The Fed akan mengetatkan kebijakan moneter pada bulan Juni atau Juli.
AS menambahkan sebanyak 38.000 pekerja di bulan Mei, paling sedikit sejak September 2010, menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat. Kemungkinan kenaikan bulan Juni tersirat oleh perdagangan berjangka, yang telah meningkat 34 % pada bulan lalu, jatuh hanya 4 %. Ketua Fed Janet Yellen akan membahas pada Dewan Urusan Dunia Philadelphia, Senin. Pada hari Jumat, Indeks mata uang dolar melemah ke level terendahnya sejak 11 Mei lalu. (knc)
Sumber : Bloomberg