Equityworld Futures | Harga Emas Naik pada Selasa (9/12) Pagi, Pasar Menanti Arah Kebijakan Moneter The Fed
Equityworld Futures | Harga emas naik pada perdagangan Selasa (9/12/2025) pagi. Pukul 07.32 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2026 ada di level US$ 4.223,30 per ons troi, naik 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 4.217,70 per ons troi.
Equityworld Futures | Harga Emas “Membeku”: Semua Tegang Karena Menunggu Satu Berita Penting
Harga emas naik, saat para trader menanti pengumuman kebijakan moneter The Federal Reserve pekan ini yang diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuannya dan akan memberikan panduan kebijakan moneter untuk tahun depan.
Mengutip Bloomberg, para trader memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Desember.
Kevin Hassett, salah satu kandidat kuat yang akan mengambil alih posisi Ketua The Fed mengatakan tidak bertanggung jawab untuk menyusun rencana suku bunga selama enam bulan ke depan.
Harga emas telah menguat sekitar 60% sepanjang tahun ini didorong oleh peningkatan pembelian oleh bank sentral.
Meski begitu, kecurigaan bahwa The Fed akan menghentikan kebijakan pemangkasan suku bunga baru-baru ini dapat membebani emas. Analis BMI, unit Fitch Solution Inc dalam sebuah catatan memperkirakan bahwa harga emas batangan kemungkinan bisa jatuh di bawah US$ 4.000 per ons troi karena siklus pelonggaran moneter yang dimulai tahun 2024 mulai kehilangan momentum.
Selasa, 09 Desember 2025
Equityworld Futures | Harga Emas Naik pada Selasa (9/12) Pagi, Pasar Menanti Arah Kebijakan Moneter The Fed
Senin, 08 Desember 2025
Equityworld Futures | Harga Emas Naik Jelang Rapat The Fed, Perak Tembus Rekor Tertinggi
Equityworld Futures | Harga Emas Naik Jelang Rapat The Fed, Perak Tembus Rekor Tertinggi
Equityworld Futures | Harga emas naik pada perdagangan di Jumat (5/12). Kenaikan tersebut didorong meningkatnya keyakinan pasar bahwa suku bunga akan dipangkas oleh Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS).
Equityworld Futures | G7 dan Uni Eropa tengah membahas rencana mengganti batas harga ekspor minyak dari Rusia.
Dilansir dari Reuters, Senin (8/12). harga spot gold naik 1% menjadi US$4.212,16. Sementara emas berjangka ditutup tidak berubah di US$4.243.
Perak juga melonjak 2,6% ke US$58,59. Ia mencapai level tertinggi sepanjang masa. Platinum stabil di US$1.646,10. Sementara palladium naik 0,3% menjadi US$1.453,39.
“Pasar semakin yakin bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga, dan pelemahan dolar turut mendukung harga emas,” kata Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, Bart Melek.
Data ekonomi menunjukkan kenaikan dari pengeluaran konsumsi pribadi inti sebanyak 0,3% di September. Sementara kenaikan tahunan melambat menjadi 2,8%. Hal ini mengikuti laporan private payroll yang menunjukkan penurunan tajam terbesar dalam lebih dari dua setengah tahun.
Komentar dovish dari sejumlah pejabat bank sentral semakin meningkatkan harapan pelonggaran kebijakan suku bunga. Pasar kini menilai probabilitas pemangkasan suku bunga terjadi hingga 87,2%.
Melek juga buka suara terkait dengan kenaikan pesat harga perak tahun ini. Ia mengatakan perak mengikuti tren penguatan emas.
Jumat, 05 Desember 2025
Equityworld Futures | Mumpung Harga Emas Cuma Naik Tipis, Sebaiknya Jual atau Beli?
Equityworld Futures | Mumpung Harga Emas Cuma Naik Tipis, Sebaiknya Jual atau Beli?
Equityworld Futures | Harga emas dunia naik terbatas pada perdagangan kemarin. Sikap investor yang masih wait and see membuat harga emas sulit bergerak lebih signifikan.
Equityworld Futures | Harga Emas Tersandera Jelang Keputusan The Fed, Perak Anjlok Brutal
Pada Kamis ((4/12/2025), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.208/troy ons. Menguat 0,11% dibandingkan hari sebelumnya.
Sepertinya pelaku pasar sedang mencerna data ketenagakerjaan terbaru di Amerika Serikat (AS). Automatic Data Processing (ADP) melaporkan, sektor swasta Negeri Paman Sam mengurangi 32.000 lapangan kerja pada November.
Sedangkan Challenger, Gray and Christmas Inc mengumumkan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada November mencapai 71.321. Ini menjadi angka PHK November tertinggi sejak 2022.
Sepanjang Januari-November, angka PHK di Negeri Adikuasa mencapai 1.720.821. Melonjak 54% dibandingkan 11 bulan pertama 2024.
Sementara itu, dunia usaha di AS berencana merekrut 9.074 orang pekerja pada November. Ini menjadi angka terendah dalam tiga bulan terakhir.
Data dari ADP dan Challenger, Gray and Christmas tersebut menjadi gambaran bahwa pasar tenaga kerja AS sedang lesu. Ini bisa menyebabkan bank sentral Federal Reserve tergerak untuk memberikan stimulus moneter berupa penurunan suku bunga acuan untuk menggairahkan perekonomian.
Mengutip CME FedWatch, peluang pemangkasan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5-3,75% dalam rapat bulan ini mencapai 87%.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas terasa lebih menguntungkan saat suku bunga turun.
Namun semua ini baru asumsi. Investor sepertinya masih memasang mode waspada, kehatian-hatian penuh.
Sebelum rapat The Fed pekan depan, rasanya investor tetap akan bersikap konservatif. Pelaku pasar akan lebih memilih menunggu di pinggir lapangan, belum mau bersikap agresif.
Rabu, 03 Desember 2025
Equityworld Futures | Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Jatuh ke Dekat $4.200 di Balik Aksi Profit Taking, Pedagang Menunggu Data AS
Equityworld Futures | Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Jatuh ke Dekat $4.200 di Balik Aksi Profit Taking, Pedagang Menunggu Data AS
Equityworld Futures | Harga Emas (XAU/USD) jatuh ke dekat $4.210 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Logam mulia ini kehilangan momentum saat para pedagang melakukan profit taking menjelang rilis data penting AS yang akan datang. Para pedagang bersiap untuk menghadapi rilis Perubahan Ketenagakerjaan ADP dan data PMI Jasa ISM AS yang akan dirilis nanti pada hari Rabu.
Equityworld Futures | Harga Emas Anjlok Gara-Gara Bandar Mulai Obral Besar-Besaran
Logam kuning ini telah jatuh sekitar 0,65% pada hari ini di tengah aksi profit taking dari para pedagang kontrak berjangka jangka pendek dan meningkatnya selera risiko di pasar secara umum. Namun, potensi penurunan mungkin terbatas di balik taruhan terhadap penurunan suku bunga lainnya oleh Federal Reserve (The Fed) bulan ini.
"Ini mungkin hanya sedikit aksi profit taking ... fokus terbesar pasar belakangan ini adalah ekspektasi pada penurunan suku bunga, dan itu tetap cukup stabil," kata Peter Grant, wakil presiden dan kepala strategi logam senior di Zaner Metals.
Para pedagang kontrak berjangka suku bunga The Fed kini memprakirakan peluang hampir 89% pada penurunan suku bunga pada akhir pertemuan The Fed pada 9-10 Desember, naik dari probabilitas 71% seminggu yang lalu, menurut CME FedWatch Tool. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang memegang Emas, mendukung logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini.
Di tempat lain, utusan AS, Steve Witkoff, dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, minggu ini untuk membahas rencana perdamaian potensial untuk mengakhiri perang Rusia dengan Ukraina. Tanda-tanda meningkatnya ketegangan dapat mendorong aset-aset safe-haven seperti harga Emas, sementara optimisme seputar kesepakatan perdamaian dapat melemahkan XAU/USD dalam jangka pendek.