Senin, 23 Agustus 2021

Equity World | Isu tapering makin kuat, ini dampaknya bagi pergerakan harga emas

Equity World | Isu tapering off yang dilakukan oleh Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, kembali mencuat. Risalah rapat kebijakan moneter The Fed menunjukkan peluang tapering terjadi di tahun ini, sebab inflasi sudah mencapai target dan pemulihan pasar tenaga kerja juga hampir sesuai ekspektasi.

Analis Erdikha Elit Sekuritas Regina Fawziah mengatakan, sebenarnya tapering dari The Fed memang sudah diproyeksikan akan terjadi lebih awal dibandingkan dengan pernyataan yang sebelumnya, dimana kebijakan moneter  baru akan dilakukan di tahun 2022-2023. 

Pergerakan Harga Emas Dunia Tertahan Penguatan Dolar AS | Equity World

Rencana tapering yang lebih cepat dari yang diperkirakan seiring beberapa indikator ekonomi negeri Paman Sam yang mengalami pemulihan lebih cepat, terutama  dari sisi inflasi dan ketenagakerjaan.

“Karena secara umum proyeksi pasar terhadap kebijakan tersebut akan terjadi tahun depan, sehingga ada kemungkinan berpengaruh terhadap pergerakan market terutama dari emarging market seperti Indonesia,” terang Regina kepada Kontan.co.id, Minggu (22/8).

Regina menilai, tapering ini berpengaruh terhadap harga emas, dan berpotensi membuat harga emas turun, tetapi efeknya tidak signifikan.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Setya Ardiastama menilai, kebijakan tapering dinilai dapat memberikan tekanan pada turunnya harga emas. Namun, Okie melihat penurunan tersebut sifatnya lebih terbatas.

“Hal ini mengacu pada ketidakpastian dari pandemi yang berpotensi masih menyelimuti hingga akhir tahun dan memicu kenaikan dari harga komoditas,” terang Okie.

Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan harga emas tahun ini berada di rentang US$ 1.590- US$ 1.830 per oz. 

Jumat, 20 Agustus 2021

PT Equityworld | IHSG Diprediksi Melemah, Turun ke Kisaran 5.860-6.026

PT Equityworld | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 5.860-6.026.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, pelemahan IHSG tepat mengonfirmasi pola head and shoulders dan melemah tertahan pada level support moving average 200 hari.

Bursa Wall Street 19 Agustus Cetak Gain Moderat, Dow Jones Masih Lemah | PT Equityworld

Momentum bearish terlihat pada indikator Stochastic dan RSI serta pergerakan pada Indikator MACD yang mulai memasuki area negatif. IHSG saat ini akan menguji support Moving Average 200 hari yang tepat berada di level 5.988 sebagai konfirmasi arah pergerakan.

"Apabila break out akan menjadikan signal pelemahan lanjutan hingga menguji support selanjutnya. Sehingga diperkirakan IHSG bergerak cenderung terkonsolidasi mencoba bertahan di level support Moving Average 200 hari dengan support resistance 5.860-6.026," ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (20/8/2021).

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 125,83 poin atau 2,06 persen ke level 5.992 dengan pergerakan yang pesimistis sejak awal sesi perdagangan. Saham-saham disektor indeks keuangan (-2.45%) dan Energy (-2.42%) memimpin pelemahan indeks sektoral.

Investor mengambil langkah aman dari potensi capital outflow akibat komentar the Fed mengenai masa depan stimulus pembelian aset yang akan berakhir lebih cepat meskipun Bank Indonesia optimis tapering the Fed tidak akan sebesar pada tahun 2013.

Bank Indonesia mengambil langkah menahan suku bunga di level rendah saat ini untuk menjaga rupiah dari efek capital outflow yang mengancam. Pertumbuhan kredit yang masih belum cukup kuat sebesar 0,5% secara YoY menjadi trigger negatif investor kedepan terhadap dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berkelanjutan.

Leader:

BUKA, DNET, CPIN, ISAT, BEBS

Laggard:

BBRI, ARTO, BMRI, DCII, EMTK

Sementara itu, Bursa Asia potensi dibuka berhati-hati pada hari ini karena ketegangan virus delta, pelemahan komoditas, penguatan USD dan prospek pengurangan stimulus the Fed akan membebani prospek ekonomi ke depan. Ketegangan virus delta memicu keraguan tentang vaksinasi yang sebelumnya menjadi senjata utama dukungan pembukaan kembali ekonomi global.

Indeks berjangka sedikit lebih tinggi di Jepang, Australia dan Hong Kong sedangkan indeks berjangka AS berfluktuasi memberikan signal pergerakan yang cenderung tertahan diakhir pekan.

Dari dalam negeri investor mencermati potensi capital outflow yang mengancam akibat dari prospek pengurangan stimulus the Fed. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi bertahan cenderung melemah diakhir pekan.

Kamis, 19 Agustus 2021

PT Equityworld | Investor menunggu bantuan Fed: Wall Street melambat karena kekhawatiran ekonomi

PT Equityworld | Spread variabel delta membebani bursa saham AS. Sebagian besar tanda berwarna merah. Risalah pertemuan Federal Reserve, di mana para bankir sentral secara intensif membahas penghentian bantuan ekonomi, juga mengirim harga lebih rendah.

Kekhawatiran ekonomi baru memperlambat pasar saham AS. NS Indeks Dow Jones Nilai benchmark turun 1,1 persen menjadi 34.961 poin. yang paling lebar Standar & Miskin 500 Dia juga kehilangan 1,1 persen menjadi 4.400 meter. Indeks Pertukaran Teknologi Nasdaq Itu kehilangan 1,0 persen menjadi 14.858 poin. Banyak investor menunggu risalah pertemuan Federal Reserve terbaru, yang dirilis di kemudian hari. Selain itu, penyebaran variabel delta mempengaruhi mood di pasar. Menurut Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell, tidak jelas apakah peningkatan jumlah infeksi virus corona akan berdampak signifikan pada pemulihan ekonomi.

IHSG Terkoreksi Seiring Pelemahan Bursa Saham Global | PT Equityworld

Ketua Fed mengatakan pandemi terus membayangi aktivitas ekonomi. Memang benar bahwa kemenangan atas virus belum bisa diumumkan. Namun, banyak perusahaan telah menyesuaikan model bisnis mereka dengan dunia baru.

Saham-saham di sektor-sektor yang paling diuntungkan dari pemulihan aktivitas ekonomi mengalami tekanan. Taruhan produsen mesin pertanian biara Ini menghasilkan 0,9 persen. Alamat oleh Larva Dia juga kehilangan hampir satu persen. saham konglomerat 3M Dia kehilangan 1,2 persen.

biara 319,60

Alamat Pengecer Perbaikan Rumah Cos Lowe Namun, melonjak lebih dari sepuluh persen. Perusahaan menjanjikan penjualan tahunan yang mengalahkan perkiraan analis.

Wall Street menanggapi berita bahwa Federal Reserve AS kemungkinan akan segera mulai mengurangi dukungannya untuk ekonomi domestik dengan kerugian yang lebih besar. Mayoritas gubernur bank sentral melihatnya tepat, dalam keadaan tertentu, untuk mulai secara bertahap mengurangi pembelian obligasi bulanan awal tahun ini, menurut risalah pertemuan terakhir Federal Reserve.

Namun, pesan ini tidak terduga. Pada awal minggu, Wall Street Journal melaporkan bahwa pejabat Federal Reserve telah setuju untuk mulai mengurangi pembelian obligasi dalam waktu sekitar tiga bulan. Banyak investor cenderung melihat risalah rapat Federal Reserve sebagai peluang untuk mengambil keuntungan setelah Dow dan S&P 500 mencapai level tertinggi baru pada awal minggu.

Rabu, 18 Agustus 2021

Equityworld Futures | Harga emas Antam naik Rp 4.000 ke Rp 946.000 per gram pada hari ini (18/8)

 Equityworld Futures | Harga emas Antam naik Rp 4.000 ke Rp 946.000 per gram pada hari ini (18/8)

Equityworld Futures | Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat pada Rabu (18/8).

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 946.000. Harga emas Antam ini menguat Rp 4.000 dari harga Senin (16/8) yang berada di level Rp 942.000 per gram.


Banyak kabar buruk, harga emas merangkak naik | Equityworld Futures



Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 826.000 per gram. Harga tersebut juga naik Rp 4.000 dibandingkan harga buyback pada Senin (16/8) yang ada di Rp 822.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Rabu (18/8) dan belum termasuk pajak:

    Harga emas 0,5 gram: Rp 523.000
    Harga emas 1 gram: Rp 946.000
    Harga emas 5 gram: Rp 4.505.000
    Harga emas 10 gram: Rp 8.955.000
    Harga emas 25 gram: Rp 22.262.000
    Harga emas 50 gram: Rp 44.445.000
    Harga emas 100 gram: Rp 88.812.000
    Harga emas 500 gram: Rp 443.320.000
    Harga emas 1.000 gram: Rp 886.600.000