Rabu, 08 Juni 2016

Emas Menguat Seiring Investor Kaji Peluang Kenaikan Suku Bunga Fed

PT. Equityworld Futures - Emas naik seiring para investor mengkaji langkah-langkah China untuk menghentikan pembelian emas untuk pertama kalinya dalam 11 bulan terakhir dampak dari berkurangnya peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun ini, yang membantu mendorong mata uang dolar ke level satu bulan terendah.
Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,6 % ke level $ 1,251.08 per ons, level tertinggi sejak 24 Mei, dan diperdagangkan di level $ 1,250.66 pada pukul 2:32 siang waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg. Logam ini telah menguat setelah laporan Jumat lalu menunjukkan AS menciptakan lapangan pekerjaan paling sedikit dalam hampir enam tahun belakangan, mengurangi harapan untuk kenaikan biaya pinjaman.
Pedagang sekarang melihat adanya kesempatan untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed 14-15 Juni mendatang, turun dari kemungkinan 24 % pada akhir bulan lalu, dengan probabilitas bergerak pada bulan Juli dan September pada 18 % dan 39 %, kontrak berjangka menunjukkan. Bank Rakyat China meninggalkan cadangan emas di tingkat yang sama seperti pada bulan April, mendorong kekhawatiran bahwa permintaan fisik mungkin menurun. Indeks dolar jatuh ke level terendah sejak 6 Mei lalu. (knc)
Sumber : Bloomberg

Saham China Berakhir Lebih Rendah Jelang Liburan Akhir Pekan Panjang

PT. Equityworld Futures - Saham China jatuh pada Rabu ini di tengah melemahnya volume perdagangan karena pasar bersiap untuk liburan akhir pekan panjang meskipun investor melihat pemberitahuan yang kemungkinan masuknya saham China daratan dalam indeks pasar berkembang MSCI pada minggu depan.
Pasar keuangan China akan ditutup pada hari Kamis dan Jumat untuk liburan akhir pekan memperingati Dragon Boat.
Indeks CSI 300 blue-chip turun 0,4 %, ke level 3,163.99, sementara Indeks Shanghai Composite melemah 0,3 %, ke level 2,927.16 poin. (knc)
Sumber : Reuters

Yen Melonjak Menuju Level Satu Bulan Tertinggi

PT. Equityworld Futures - Yen naik menuju level satu bulan tertinggi terhadap dolar seiring para pedagang mengesampingkan kemungkinan Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga pada 15 Juni mendatang, sehari sebelum Bank of Japan (BOJ) memutuskan kebijakan.
Mata uang Jepang naik untuk hari kedua pada Rabu ini, kenaikan terbesar di antara mata uang utama pasar negara berkembang, karena kontrak Fed menunjukkan tidak adanya kesempatan pada bulan Juni. Pedagang melihat 59 % kemungkinan Fed akan melakukan pengetatan kebijakan setidaknya satu kali pada tahun ini, turun dari 74 % pada awal pekan lalu. Indeks mata uang dolar turun ke level satu bulan terendah.
Mata uang Jepang menguat 0,4 % ke level 106,92 per dolar pada pukul 12:03 siang waktu Tokyo, mendekati level 106,38 pada hari Senin, yang merupakan level terkuat sejak 4 Mei.
Dolar melemah 0,1 % ke level $ 1,1366 per euro. Indeks Spot Dollar Bloomberg turun 0,1 %, setelah merosot 0,4 % pada hari Selasa dan ditutup pada level terendah sejak 6 Mei. (knc)
Sumber : Bloomberg

Ekuitas Jepang Sesi 1 Berayun Ditengah Gain pada Saham Energi

PT. Equityworld Futures - Saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian seiring laba perusahaan asuransi dan produsen logam menurun, mengimbangi kenaikan di saham energi setelah harga minyak mentah berjangka naik di atas $ 50 per barel. Sementara itu, Yen menguat menyusul data yang menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh melebihi dari perkiraan semula pada kuartal terakhir.
Indeks Topix turun 0,4 % ke level 1,335.30 pada istirahat perdagangan di Tokyo, berayun dari keuntungan sebesar 0,3 %. Yen menguat 0,5 % untuk diperdagangkan di level 106,83 dolar, naik untuk hari keenam dari tujuh terakhir. Data revisi menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh 1,9 % pada basis tahunan dalam tiga bulan pertama, lebih tinggi dari perkiraan awal untuk kenaikan 1,7 %. (knc)
Sumber : Bloomberg