Equityworld Futures | Harga Emas Diproyeksi Naik Tajam Imbas Serangan AS-Israel ke Iran
Equityworld Futures | Harga emas dan perak berpotensi menguat tajam pada pembukaan pasar Senin (2/3/2026), ditopang eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.
Equityworld Futures | 76% Investor Optimistis Harga Emas “To The Moon” di Tengah Ketidakpastian Global
Melansir dari Reuters, Sabtu (28/2), Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dan menyeret kawasan tersebut ke babak konflik baru.
Situasi ini membuat negara-negara produsen minyak di Teluk Arab siaga, terutama setelah Iran membalas dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel.
Empat sumber Reuters menyebut sejumlah perusahaan minyak besar dan rumah dagang utama menangguhkan pengiriman minyak mentah dan bahan bakar melalui Selat Hormuz menyusul serangan tersebut.
Jalur ini merupakan salah satu rute vital energi global, sehingga gangguan apa pun langsung memicu kekhawatiran pasar.
Di tengah ketidakpastian, investor kembali memburu aset safe haven.
Emas, yang telah mencatat reli panjang, naik 22,46 persen sejak awal 2026 dan melonjak 8,14 persen sepanjang Februari.
Pada perdagangan terakhir, harga emas menyentuh USD5.279,95 per troy ons, tertinggi sejak Januari 2026. Sepanjang 2025, logam mulia ini bahkan melesat 64 persen.
Perak juga mengikuti tren penguatan, meski pergerakannya cenderung lebih volatil.
AVP Commodity Research SMC Global Securities, Vandana Bharti, mengatakan emas biasanya naik cepat saat dunia dilanda ketidakstabilan karena dipandang sebagai penyimpan nilai.
“Dalam jangka pendek, harga kerap melonjak ketika berita muncul dan pelaku pasar bergegas melakukan lindung nilai. Namun seiring waktu, pasar cenderung stabil kembali dan harga bisa terkoreksi jika ketegangan mereda,” ujarnya, dikutip Money Control.