Equityworld Futures | Harga Emas Merosot Lagi, Dolar AS dan Tarif Trump Jadi Biang Kerok
Equityworld Futures | Harga emas merosot lagi pada Senin (24/3/2025). Hal itu karena tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua minggu. Investor juga mencermati sikap lebih hati-hati Presiden AS Donald Trump terkait kebijakan tarif terhadap mitra dagang.
Equityworld Futures | Harga Emas Ambruk 3 Hari Beruntun, Sudah Saatnya Cemas?
Dikutip dari CNBC internasional, harga emas spot turun 0,6% menjadi US$ 3.006,84 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melemah 0,2% di level US$ 3.015,6 per ons.
“Kita telah mencetak rekor demi rekor, dan kini pasar sedang mengonsolidasikan keuntungan tersebut, didukung oleh penguatan dolar AS,” ujar Kepala Strategi Komoditas di TD Securities Bart Melek.
Sepanjang tahun ini, harga emas telah mencapai rekor tertinggi sebanyak 16 kali dan menyentuh level puncak sepanjang masa di US$ 3.057,21 pada pekan lalu. Sebagai aset lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, emas cenderung menguat di tengah lingkungan suku bunga rendah.
Pada Senin, dolar AS naik 0,2%, menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua minggu. Penguatan dolar ini membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar AS.
Sementara itu, Trump pada Jumat (21/3/2025) mengisyaratkan adanya fleksibilitas terkait tarif balasan yang akan mulai berlaku pada 2 April. Kebijakan ini diperkirakan dapat mendorong inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi AS.
Selasa, 25 Maret 2025
Equityworld Futures | Harga Emas Merosot Lagi, Dolar AS dan Tarif Trump Jadi Biang Kerok
Senin, 24 Maret 2025
Equityworld Futures | Harga Emas Naik Lagi Jadi Semahal Ini
Equityworld Futures | Harga Emas Naik Lagi Jadi Semahal Ini
Equityworld Futures | Harga emas keluaran Logam Mulia Antam 24 Karat hari ini, Senin (24/3/2025) naik tipis. Harga emas hari ini naik sebesar Rp 1.000 per gram ke level Rp 1.765.000 per gram.
Equityworld Futures | Begini Penerawangan Harga Emas Hari Ini, Pilih Jual atau Beli?
Satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp 934.831. Sementara harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp 17.145.000 dan ukuran emas terbesar yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol Rp 1.705.600.000.
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, pergerakan emas Antam terpantau naik berada di rentang Rp 1.714.000-1.774.000 per gram. Sedangkan dalam sebulan terakhir, pergerakan harga emas juga terpantau turun dan berada di rentang Rp 1.672.000-1.774.000 per gram.
Pergerakan emas Antam sempat mengalami kenaikan hingga tertinggi mencapai Rp 1.799.000. Kemudian beberapa hari terakhir mengalami penurunan di rentang Rp 1.764.000-1.765.000. Sedangkan dalam sebulan terakhir, pergerakan harga emas juga terpantau naik dan berada di rentang Rp 1.671.000-1.765.000 per gram.
Harga emas hari ini untuk buyback emas Antam juga naik Rp 1.000 dan berada di level Rp 1.161.000 per gram. Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah sebesar 0,45%, harus menyertakan NPWP untuk transaksinya.
Berikut rincian Harga Emas Hari Ini dari Antam 1 Gram hingga 1.000 Gram, Senin 24 Maret 2025
Harga emas 0,5 gram: Rp 932.500
Harga emas 1 gram: Rp 1.765.000
Harga emas 2 gram Rp 3.470.000
Harga emas 3 gram Rp 5.180.000
Harga emas 5 gram: Rp 8.600.000
Harga emas 10 gram: Rp 17.145.000
Harga emas 25 gram: Rp 42.737.000
Harga emas 50 gram: Rp 85.395.000
Harga emas 100 gram: Rp 170.712.000
Harga emas 250 gram: Rp 426.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 852.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.705.600.000
Demikian rincian harga emas hari ini keluaran Antam 1 gram hingga 1.000 gram, Senin (24/3/2025).
Jumat, 21 Maret 2025
Equityworld Futures | Harga Emas Turun Usai Cetak Rekor, tapi Prospek Tetap Kuat
Equityworld Futures | Harga Emas Turun Usai Cetak Rekor, tapi Prospek Tetap Kuat
Equityworld Futures | Harga emas turun pada Kamis (20/3/2025), setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di awal sesi. Meski demikian, prospek emas tetap bullish didorong oleh potensi pemangkasan suku bunga The Fed dan ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang berlanjut.
Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Tertahan Tensi Geopolitik yang Memanas
Dikutip dari CNBC internasional, harga emas spot turun 0,3% menjadi US$ 3.038,79 per ons akibat aksi profit taking, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi US$ 3.057,21 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) ditutup naik 0,1% menjadi US$ 3.043,8 per ons.
"Spekulan mencoba memanfaatkan pasar dan mengambil sebagian keuntungan. Setiap kali emas mencapai level tertinggi, selalu ada sedikit resistensi," kata Chief Operating Officer di Allegiance Gold Alex Ebkarian.
Ebkarian menambahkan, emas belum sepenuhnya berperan sebagai aset safe haven bagi investor ritel karena ekonomi AS secara teknis belum masuk dalam resesi. Namun, perlambatan ekonomi yang terjadi dapat menambah ketidakpastian dan meningkatkan permintaan terhadap aset aman seperti emas.
Ketua The Fed Jerome Powell pada Rabu (20/3/2025) menyatakan, kebijakan awal Donald Trump, termasuk tarif impor yang luas, berkontribusi pada perlambatan pertumbuhan ekonomi AS dan peningkatan inflasi. Di sisi lain, Trump mengkritik keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga, meskipun terdapat proyeksi pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali sebesar 0,25% hingga akhir tahun akibat perlambatan ekonomi dan inflasi yang tinggi.
Para pelaku pasar saat ini memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 69 basis poin tahun ini oleh The Fed, dengan pemangkasan pertama pada Juli yang sudah sepenuhnya diperhitungkan, menurut data LSEG.
Kamis, 20 Maret 2025
Equityworld Futures | Harga Emas Bisa Ukir Rekor Lagi, Saham ANTM Diramal Terbang
Equityworld Futures | Harga Emas Bisa Ukir Rekor Lagi, Saham ANTM Diramal Terbang
Equityworld Futures | Harga emas masih bisa mengukir rekor lagi, yakni berkisar US$ 3.300-3.500 per ounce (oz). Ini akan mendongkrak laba bersih PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam sekaligus sahamnya, yang kini diganjar target harga tinggi.
Equityworld Futures | Emas Tembus US$$3.051 Pasca Putusan Fed Tahan Bunga Acuan
CLSA baru saja menaikkan proyeksi laba bersih Antam sebesar 30% tahun ini, didorong oleh lonjakan harga emas dan volume penjualan komoditas ini pada kuartal IV-2024. Antam diprediksi mencetak rekor laba bersih pada 2025.
“Jika harga emas berada di US$ 3.300-3.500, laba bersih Antam bisa tembus Rp 5 triliun,” tulis CLSA dalam catatan, yang dikutip pada Kamis (20/3/2025).
Kuartal IV-2024, emiten berkode saham ANTM tersebut mencetak rekor penjualan emas sebanyak 15 ton, sehingga tahun lalu totalnya 44 ton. Dengan margin laba kotor 6-8%, emas kini menyumbangkan 43% laba kotor perseroan.
CLSA menetapkan proyeksi dasar harga emas 2025 mencapai US$ 2.800 per oz, sedangkan volume penjualan emas Antam (ANTM) sebanyak 48 ton.
Hitungan CLSA, setiap kenaikan harga emas US$ 100 per oz, laba bersih per saham ANTM naik 5%. Kemudian, setiap kenaikan 10% volume penjualan, EPS ANTM juga bisa naik 5%.
Demi mengkapitalisasi kenaikan harga dan volume emas, ANTM berniat merilis aplikasi trading emas bernama ANTAM Logam Mulia akhir Maret 2025.