Rabu, 03 Juli 2019

Equity World | Masih Awal Pekan, Wall Street Sudah Akan Tancap Gas!

Equity World | Masih Awal Pekan, Wall Street Sudah Akan Tancap Gas!

Equity World | Walau masih awal pekan, Wall Street ternyata sudah akan tancap gas. Hingga pukul 17:10 WIB, kontrak futures Dow Jones mengimplikasikan kenaikan sebesar 269 poin pada saat pembukaan perdagangan nanti malam, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite diimplikasikan naik masing-masing sebesar 31 dan 128 poin.

Wall Street akan mengikuti jejak bursa saham utama kawasan Asia yang sudah lebih dulu membukukan penguatan pada hari ini, di mana indeks Nikkei melesat 2,13%, indeks Shanghai melejit 2,22%, dan indeks Straits Times terapresiasi 1,52%.

Pelaku pasar mengapresiasi jalannya pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di sela-sela gelaran KTT G20 di Jepang pada akhir pekan kemarin. Pasca berbincang sekitar 80 menit, Trump dan Xi menyetujui gencatan senjata di bidang perdagangan sekaligus membuka kembali pintu negosiasi yang sempat tertutup.

Dilansir dari CNBC International, kedua negara secara terpisah mengumumkan bahwa mereka telah setuju untuk tak saling mengenakan bea masuk baru terhadap produk impor dari masing-masing negara.

Media milik pemerintah China Xinhua menyebut bahwa kedua pimpinan negara setuju "untuk memulai kembali negosiasi dagang antar kedua negara dengan dasar kesetaraan dan rasa hormat."

Lebih lanjut, Trump menyebut bahwa China akan membeli produk-produk agrikultur asal AS dalam jumlah besar.

"Kami menahan diri dari (mengenakan) bea masuk dan mereka akan membeli produk pertanian (asal AS)," tutur Trump, dilansir dari CNBC International.

Walau perang dagang masih jauh dari kata usai, gencatan senjata yang disepakati oleh kedua negara bisa dibilang sangatlah krusial. Pasalnya, jika perbincangan dengan Xi tak berjalan sesuai harapan Trump, besar kemungkinan bahwa presiden AS tersebut akan mengenakan bea masuk baru bagi produk impor asal China senilai US$ 300 miliar yang hingga kini belum terdampak oleh perang dagang.


Equity World

Harga Emas Naik 1,5 Persen karena Kekhawatiran Ekonomi Global | Equity World


Pada pukul 21:00 WIB, pelaku pasar akan mencermati rilis data ekonomi penting yakni Manufacturing PMI AS periode Juni 2019 yang akan dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM).

Rilis data tersebut akan memberikan gambaran kepada pelaku pasar terkait dengan kondisi fundamental perekonomian AS.

Pada hari ini, tidak ada pejabat The Federal Reserve yang dijadwalkan untuk berbicara.

Selasa, 02 Juli 2019

Equityworld Futures | Respons Gencatan Senjata AS-China, Wall Street Melesat

Equityworld Futures | Respons Gencatan Senjata AS-China, Wall Street Melesat

Equityworld Futures | Wall Street ditutup melesat pada perdagangan Senin (1/7/2019) waktu setempat. Hal itu dipicu kesepakatan AS dan China untuk menunda pemberlakuan tarif impor tambahan pada produk masing sekaligus melanjutkan negosiasi dagang.

Indeks S&P 500 naik 0,8% menjadi 2.964,33. Kemudian Dow Jones Industrial Average naik 117,47 poin atau 0,4%, ditutup menjadi 26.717,43 didorong lonjakan saham Nike dan Apple. Indeks Nasdaq Composite melesat 1,1% menjadi 8.091,16 sekaligus membukukan kenaikan beruntun empat hari.

Rentetan data di atas menandakan Wall Street memulai paruh kedua tahun ini dengan posisi yang lebih solid dibandingkan enam bulan awal tahun ini. Indeks S&P 500 menguat lebih dari 17% sepanjang 2019 ini, di mana pada paruh pertama mencatatkan kinerja terbaik dalam lebih dari 20 tahun.

"Ada banyak kegembiraan. Saya tidak tahu apakah itu (kenaikan di Wall Street) merayakan kabar baik atau karena tidak adanya kabar buruk," kata Willie Delwiche, ahli strategi investasi di Baird seperti dilansir CNBC International.

Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan melonggarkan pembatasan pada perusahaan Amerika dalam penjualan produk ke Huawei, perusahaan telekomunikasi raksasa China. Sebelumnya pada Mei lalu, AS telah melarang perusahaan Negeri Paman Sam untuk menjual produk teknologi ke Huawei dengan alasan masalah keamanan nasional.

Kabar pelonggaran izin itu membuat harga saham perusahaan pembuat chip naik. Saham Skyworks Solutions melejit 6%. Sementara saham Micron Technology melonjak 3,9%. Saham Qualcomm dan Broadcom masing-masing naik 1,9% dan 4,3%. Saham raksasa teknologi Apple juga naik 1,8%.


Selain itu, sentimen baik di pasar juga datang dari Trump dan Presiden China Xi Jinping yang telah setuju untuk tidak mengenakan bea masuk baru terhadap AS dan barang-barang China setelah bertemu di sela-sela KTT G-20 di Osaka, Jepang, Sabtu lalu.

Equityworld Futures

Dolar Perkasa, Harga Emas Tumbang | Equityworld Futures


Trump mengatakan pertemuan itu berjalan dengan baik. Media milik pemerintah China, Xinhua, mengabarkan kedua pemimpin sepakat untuk "memulai kembali konsultasi perdagangan antara negara mereka berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati."

Trump juga mengatakan China akan "membeli produk pertanian (AS)."

Senin, 01 Juli 2019

Equityworld Futures | Manuver Trump ke Asia, Donald Trump Menang Banyak

Equityworld Futures | Manuver Trump ke Asia, Donald Trump Menang Banyak

Equityworld Futures | Hebatnya lagi, Trump berani menyebut bahwa China akan membeli produk-produk agrikultur asal AS dalam jumlah besar.

“Kami menahan diri dari (mengenakan) bea masuk dan mereka akan membeli produk pertanian (asal AS),” tutur Trump, dilansir dari CNBC International.

Walaupun belum dikonfirmasi pihak China, jika apa yang disebutkan Trump tersebut benar adanya, maka hal ini bisa secara signifikan mendongkrak popularitasnya.


Ya, selama ini produk agrikultur memang menjadi incaran pemerintah China dalam upayanya melawan balik serangan-serangan AS. Pada tanggal 1 Juni, pemerintah China resmi mengenakan bea masuk baru bagi produk agrikultur asal AS seperti kacang tanah, gula, gandum, ayam, dan kalkun dari Negeri Paman Sam. Bea masuk baru yang berlaku adalah 20% dan 25%, dari yang sebelumnya 5% dan 10%.

Equityworld Futures


AS dan China Damai, Harga Emas Bakal Tertekan? | Equityworld Futures


Jangan lupa, tahun depan Trump akan menghadapi pemilihan umum (Pemilu). Lantas, naiknya popularitas Trump di kalangan petani menjadi krusial baginya dalam menghadapi gelaran Pemilu tersebut.

Lagi-lagi, Trump mencetak kemenangan di sini.

Jumat, 28 Juni 2019

Equityworld Futures | Harga Beli Emas Antam Naik Jadi Rp 673.004 per Gram

Equityworld Futures | Harga Beli Emas Antam Naik Jadi Rp 673.004 per Gram

Equityworld Futures | Harga beli emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 3.532 menjadi Rp 673.004 per gram, pada hari ini, Jumat (28/6), dibandingkan sehari sebelumnya. Sedangkan untuk harga jualnya naik cukup signifikan, Rp 23.000, menjadi Rp 664.500 per gram. Berdasarkan Indogold.com harga beli emas pada hari ini tertinggi sejak 2017. Sebelumnya harga beli tertinggi menyentuh Rp 670.986 per gram pada 26 Juni lalu.

Equityworld Futures

Harga Emas Turun Dipicu Optimisme Sengketa Dagang AS-China | Equityworld Futures


Sedangkan, untuk harga emas global mengutip Bloomberg untuk jenis pengiriman segera berada di level US$ 1.417 atau naik 0,55% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu untuk jenis emas comex sebesar US$ 1.421 atau naik 0,67% pada kontrak Agustus 2019. Sikap Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) yang berpeluang untuk memotong suku bunga, dan memburuknya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memincu peningkatan harga emas global saat ini. "Ketegangan perdagangan global, geopolitik, dan pembelian bank sentral menimbulkan resiko kenaikan harga emas," ujar Analis Logam Mulia di Standard Chartered Bank di New York Suki Cooper, dikutip dari Bloomberg, Selasa (25/6). Selain itu, menurut Russ Koesterich Manajer Portofolio di BlackRock Global mengatakan harga emas lebih memiliki sisi positif dibandingkan sisi negatif. Martin Lakos selaku Direktur Divisi di Macquarie Wealth Management Bank memproyeksikan harga emas bisa mencapai $ 1.450 per ounce pada kuartal pertama atau kedua tahun 2020.