Rabu, 30 Mei 2018

Equityworld Futures | Bursa Asia Melemah Mengekor Wall Street

Equityworld Futures | Bursa Asia Melemah Mengekor Wall Street
Hasil gambar untuk bursa asia

Equityworld Futures | Bursa Asia melemah dipicu aksi jual di pasar Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang membebani sesi perdagangan. Krisis politik di Italia turut menjadi pusat perhatian, karena investor khawatir terhadap implikasinya terhadap Zona Euro.

Melansir laman CNBC, Rabu (30/5/2018), indeks Nikkei 225 turun 1,76 persen di Tokyo, dengan sektor perbankan dan non-logam besi memimpin penurunan. Sementara indeks Topix turun 1,62 persen karena 33 subindeks diperdagangkan lebih rendah.

Bursa Seoul dan Sydney mencatat penurunan yang sedikit lebih terukur pada awal berjalan. Kospi turun 1,16 persen. Di mana, saham perusahan besar seperti Samsung Electronics dan Posco turun masing-masing 1,17 persen dan 2,72 persen.

Adapun indeks saham MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang menurun 0,51 persen di perdagangan pagi.

Sebelumnya Wall Street juga melemah di tengah krisis politik di Italia dan investor yang masih mencerna negosiasi perdagangan antara AS dan China. Indeks Dow Jones turun 1,58 persen, atau 391,64 poin, menjadi 24,361.45.

Kerugian yang terlihat pada hari Selasa menandai kinerja harian terburuk untuk Dow dan S & P 500 sejak 24 April. Kedua indeks saham juga turun untuk sesi ketiga berturut-turut.

Di Italia, FTSE MIB anjlok 2,65 persen di tengah gejolak politik yang sedang berlangsung yang diperkirakan akan mengarah pada pemungutan suara baru dalam beberapa bulan ke depan.

Italia telah tanpa pemerintah sejak pemungutan suara yang tidak meyakinkan berlangsung pada awal Maret, dengan kelompok-kelompok politik anti kemapanan meninggalkan upaya untuk membentuk koalisi selama akhir pekan di tengah perselisihan dengan kepala negara negara itu.

"Bintang Lima dinilai sudah mengubah pemilihan menjadi anti kemapanan/anti Satu Euro dan itulah yang pasar miliki dalam pemandangannya," ujar David de Garis, Direktur Ekonomi National Australia Bank, dalam catatannya.

Inilah 7 Bahaya Jika Kamu Merokok Langsung Saat Berbuka Puasa | Equityworld Futures

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equityworld Futures

Di pasar mata uang, Euro diperdagangkan pada posisi US$ 1,1536, berada di bawah level US$ 1,16 yang terlihat di sesi sebelumnya. Indeks dolar, yang melacak dolar terhadap beberapa mata uang utama, berada di posisi 94,849. Sementara nilai tukar yen Jepang stabil terhadap Dolar di posisi 108,5.

Di pasar komoditas, Adapun harga emas tercatat menguat. Demikian pula harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 0,19 persen ke posisi US$ 66,86 per barel setelah menetap 1,7 persen lebih rendah pada Selasa.

Harga minyak mentah Brent berjangka mendatar di posisi US$ 75,39 per barel. Harga minyak terimbas berita pada pekan lalu jika Arab Saudi dan Rusia telah membahas peningkatan pasokan.

Equityworld Futures

Senin, 28 Mei 2018

Equityworld Futures | Baru Gabung, Gelandang Inggris Ingin Tinggalkan Chelsea
Bournemouth Lumat Chelsea di Stamford Bridge

Equityworld Futures | Jarang bermain di Chelsea membuat Ross Barkley kecewa berat. Gelandang asal Inggris itu pun berencana untuk pindah musim panas ini.

Seperti yang sudah diketahui, Barkley bergabung dengan Chelsea pada bulan Januari kemarin. Ia didatangkan dari klub asal Merseyside, Everton.

Namun di Chelsea, Barkley harus menemui kenyataan pahit. Ia tercatat hanya bermain sebanyak dua kali musim ini setelah ia banyak menghabiskan waktunya di ruang perawatan The Blues selama enam bulan terakhir.

Dilansir dari The Sun, situasi ini kabarnya membuat Barkley frustrasi berat. Alhasil ia dikabarkan mulai memikirkan untuk berpindah klub meski belum genap enam bulan memperkuat The Blues.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa keputusan Barkley akan masa depannya akan bergantung kepada siapa manajer Chelsea musim depan.

The Blues sendiri kabarnya akan segera memencat Antonio Conte setelah pelatih asal Italia itu dinilai gagal dalam membesut The Blues. The Blues sendiri kabarnya akan menunjuk Maurizio Sarri untuk menjadi juru taktik mereka musim depan.

6 Hal yang Membuat Ibu Bangga Sekaligus Bahagia Memilikimu Sebagai Anaknya | Equityworld Futures

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equityworld Futures

Barkley sendiri kabarnya akan berbicara dengan manajer baru Chelsea. Ia akan meminta kepastian mengenai perannya di klub musim depan sebelum mengambil keputusan.

Salah satu alasan Barkley ingin pergi adalah karena ia gagal pergi ke Rusia di musim panas ini. Ia dicoret dari daftar nama yang dibawa Gareth Southgate untuk turnamen akbar itu.

Barkley sendiri kabarnya tidak ingin hal itu terjadi lagi. Oleh karenanya ia ingin mencari klub yang memiliki kepercayaan pada dirinya agar bisa memperkuat The Three Lions di masa depan.

Equityworld Futures

Jumat, 25 Mei 2018

Equity World | Amunisi Berlimpah Real Madrid untuk Tembus Pertahanan Liverpool

Equity World | Amunisi Berlimpah Real Madrid untuk Tembus Pertahanan Liverpool
Liverpool vs AS Roma

Equity World | Real Madrid memiliki banyak amunisi ketika meladeni Liverpool pada final Liga Champions di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Sabtu (26/5/2018). Buktinya, anak asuh Zinedine Zidane merupakan tim dengan pencetak gol terbanyak pada musim ini.

Cristiano Ronaldo merupakan penyumbang terbanyak Real Madrid dengan 15 gol yang tercipta dalam 11 pertandingan beruntun. Dia juga menjadi top scorer sepanjang sejarah lewat 120 gol.

Dominannya Ronaldo seakan menunjukkan kelemahan bagi Real Madrid. Pasalnya, Liverpool bisa fokus menghentikan pemain berkebangsaan Portugal tersebut.

Namun, The Reds tidak sepenuhnya dapat berpandangan demikian. Pasalnya, Real Madrid memiliki pemain lain yang siap berkontribusi ketika Ronaldo dijaga.

Sebanyak 10 di antaranya sudah mencatatkan nama di papan skor. Di belakang Ronaldo hadir Karim Benzema (4) dan Marcelo Vieira (3). Sementara Gareth Bale, Lucas Vazquez, Borja Mayoral, Casemiro, Luka Modric, Marco Asensio, Sergio Ramos, dan Nacho Fernandez masing-masing menciptakan satu gol.

Dengan 11 produsen gol, variasi amunisi Real Madrid lebih baik ketimbang Liverpool. Dalam perjalanan ke final, The Reds mengandalkan sembilan nama.

Trump Batal Bertemu dengan Kim Jong Un, Emas Berjangka Turun | Equity World

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equity World

Mereka adalah Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane, Philippe Coutinho, Emre Can, Alex Oxlade-Chamberlain, Daniel Sturridge, Trent Alexander-Arnold, dan Georginio Wijnaldum. Namun, Coutinho dan Sturridge sudah pindah klub. Sementara Oxlade-Chamberlain cedera.

Keseluruhan, Real Madrid menggungguli FC Porto dan Chelsea yang masing-masing memiliki 10 pencetak gol.

Equity World

Kamis, 24 Mei 2018

Equity World | Ini Penjelasan Voucher McDonald's di WhatsApp Cuma Hoax

Equity World | Ini Penjelasan Voucher McDonald's di WhatsApp Cuma Hoax
Hasil gambar untuk hoax

Equity World | Pesan berisi iming-iming hadiah yang kerap beredar di aplikasi berbagi pesan ternyata memiliki potensi bahaya di dalamnya, mulai dari aksi penipuan hingga penyebaran malware.

Baru-baru ini, pengguna WhatsApp dibuat heboh dengan menjamurnya pesan berisi penawaran kupon berhadiah yang mengatasnamakan salah satu restoran cepat saji, yaitu McDonald's. Lalu, apa sebenarnya maksud dibalik penyebaran pesan tersebut?

"Kelihatannya ini adalah ulah pemasang iklan yang ingin mendapatkan keuntungan finansial dari klik," ujar Alfons Tanujaya, pakar peneliti keamanan internet dari Vaksincom.

Ia melanjutkan, walaupun penawaran tersebut tampak jelas bukan dari pihak McDonald's, namun pembuat scam tersebut cukup cerdik dengan memanfaatkan salah satu kelemahan pengguna WhatsApp. "Kalau ada barang gratisan, yah tidak ada salahnya di coba, kira-kira prinsipnya seperti itu," ucapnya menjelaskan.

"Lalu, setelah diyakinkan dengan survei abal-abal, trik memviralkan promo dilakukan dengan mengelabui korbannya bahwa ia sudah mendapatkan kupon McDonalds. Tetapi syaratnya adalah ia harus membagikan kepada 30 orang kontak WA-nya," tuturnya seraya menjelaskan mekanisme dari penyebaran pesan tersebut.

Kemudian, terkait dengan kuesioner yang muncul setelah mengakses laman melalui tautan di dalam pesan tersebut, Alfons mengatakan tujuan utama dari survei itu adalah memberikan keuntungan finansial bagi pembuat scam. Keuntungan tersebut bisa dalam bentuk tampilan iklan yang mendapat klik maupun survei yang akan diikuti oleh korbannya.

"Di sini sebenarnya pemasang iklan bisa melacak siapa biang keladi pembuat iklan dan mengambil tindakan tegas. Karena iklan yang muncul dari teknik scam secara tidak langsung akan menurunkan kredibilitas perusahaan pemasang iklan," ujarnya

"Harusnya pemasang iklan jeli dan melakukan tindakan tegas untuk mem-blacklist affiliate marketer dan pembuat iklan yang melakukan metode scam dan pembohongan karena secara tidak langsung menjelekkan citra pemasang iklan menjadi pendukung scam," katanya menambahkan.

Menurutnya, pendekatan tersebut akan efektif, karena dengan memotong sumber pemasukannya, maka motivasi pembuat scam dalam menyebarkan penipuan tersebut akan menurun. Satu yang tak kalah pentingnya, pengguna WhatsApp pun juga harus cerdas dalam menyikapi munculnya pesan spam seperti ini.

"Diamkan saja dan informasikan kepada teman yang menyebarkan kalau dia menjadi korban scam," ucap Alfons menyarankan.

Selain itu, ia pun turut menyebutkan potensi bahaya jika pengguna WhatsApp mengakses tautan yang disertakan pada pesan penipuan tersebut. Menurutnya, pesan tersebut bisa saja diselipkan kode malware sehingga ponsel atau perangkat lain yang mengakses tautan tersebut. Akibatnya, user akan rentan menjadi korban malware yang biasanya berbentuk trojan dan key logger.

Studi Ungkap Parasit Malaria Dulunya Tidak Berbahaya untuk Manusia | Equity World

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equity World

"Untuk menghadapi trojan memang perlu menggunakan program anti malware seperti Windows Defender," kata Alfons.

Selain itu, tak lama setelah kupon berhadiah yang mengatasnamakan McDonald's menyebar, muncul juga pesan berisi penjelasan mengenai praktik penipuan tersebut. Intinya, pesan itu meminta pengguna WhatsApp tidak mempedulikan pesan itu karena data-data yang dimasukkan bisa dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Equity World