Selasa, 08 Oktober 2019

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Kembali Turun, Ini Sebabnya

Equityworld Futures | Harga Emas Dunia Kembali Turun, Ini Sebabnya

Equityworld Futures | Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange kembali berakhir turun pada perdagangan Senin (8/10/2019) waktu setempat (Selasa pagi WIB). Penurunan harga logam mulia ini tertekan oleh penguatan greenback (sebutan untuk dollar AS).

Seperti dikutip dari Xinhua, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember ditutup turun 8,5 dollar AS atau 0,56 persen, menjadi 1.504,4 dollar AS per ounce. Dollar AS menguat di tengah melemahnya pound Inggris, karena investor semakin khawatir tentang prospek Brexit, yang dapat berakhir tanpa kesepakatan dan volatilitas yang terjadi kemudian.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bersikeras Inggris akan meninggalkan Uni Eropa, dengan atau tanpa kesepakatan pada 31 Oktober. Indeks dollar AS, indikator greenback terhadap enam mata uang utama dunia lainnya, naik 0,09 persen menjadi 98,99 pada pukul 17.30 GMT, sesaat sebelum penyelesaian transaksi emas. Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dollar AS.

Equityworld Futures

Pasar Wait and See, Harga Emas Hari Ini Masih Di Bawah US$ 1.500 | Equityworld Futures


Jika greenback menguat maka emas berjangka akan melemah. Hal ini karena emas yang dihargai dalam dollar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 8,5 sen atau 0,48 persen menjadi 17,54 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 1,4 dollar AS atau 0,16 persen, ditutup pada 888,3 dollar AS per ounce.

Senin, 07 Oktober 2019

Equityworld Futures | Menangkal Hantu 'Semi Resesi' dengan "Mantra" Moneter

Equityworld Futures | Menangkal Hantu 'Semi Resesi' dengan "Mantra" Moneter

Equityworld Futures | Indeks Dow Jones Industrial Average sepanjang pekan kemarin tercatat melemah 0,9% sedangkan indeks S&P 500 tergelincir sebanyak 0,3%. Pelemahan ini membawa keduanya mencatatkan koreksi tiga minggu berturut-turut, menjadi yang pertama sejak Agustus.

Kinerja buruk Wall Street tersebut terjadi di tengah kekecewaan data manufaktur AS yang memicu kekhawatiran bangkitnya hantu resesi. Karenanya, pelaku pasar kembali mencermati sinyal damai dagang antara AS dan China. Maklum saja, inti persoalan yang menekan ekonomi global adalah perang antara kedua negara dengan perekonomian terbesar dunia itu.

Karenanya, tidak berlebihan jika pelaku pasar kini menoleh ke Gedung Eccies, tempat Gubernur The Fed Jeremy Powell berkantor. Mereka menanti risalah rapat (minutes meeting) yang bakal dirilis pekan ini untuk mencari jawaban apakah kekhawatiran semi resesi tersebut beralasan, atau hanya paranioa pelaku pasar semata.


Equityworld Futures


Setelah Menguat Sepekan, Bisakah Harga Emas Cetak Rekor Lagi? | Equityworld Futures


Terbaru pada dini hari ini, Presiden Fed Kansas Esther George telah memberikan pidatonya. Sebagaimana dikutip CNBC International, George mengatakan bahwa perekonomian AS sedang di kondisi yang baik dengan inflasi rendah, angka pengangguran rendah, dan outlook pertumbuhan yang menjanjikan. Namun, masih ada risiko yang membayangi.

"Tentu saja ada risiko yang menyertai karena perekenomian dihadapkan pada ketakpastian kebijakan perdagangan dan aktivitas global yang melambat, tuturnya di depan Pertemuan Tahunan National Association for Business, di Denver AS.

George yang mengajukan dissenting opinion (tak sepakat) atas pemangkasan suku bunga AS dalam dua pertemuan The Fed sebelumnya itu mengaku tidak menutup kemungkinan akan mendukung pemangkasan suku bunga lagi.

Jumat, 04 Oktober 2019

PT Equityworld | Harga Emas Dunia Kembali Naik, Berapa Harganya Sekarang?

PT Equityworld | Harga Emas Dunia Kembali Naik, Berapa Harganya Sekarang?

PT Equityworld | Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada penutupan perdagangan Rabu (2/10/2019) waktu setempat (Kamis pagi WIB). Hal ini merupakan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut. Menguatnya harga logam mulia ini ditopang oleh penurunan saham-saham di Wall Street Amerika Serikat dan melemahnya dollar AS. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember bertambah 18,9 dolar AS atau 1,27 persen, menjadi 1.507,9 dollar AS per ounce. Indeks dollar AS, yang mengukur greenback (sebutan bagi dollar AS) terhadap enam mata uang utama dunia lainnya, melemah 0,13 persen menjadi 99 pada pukul 17.30 GMT, beberapa saat sebelum penyelesaian transaksi emas.

PT Equityworld

Lagi! Data AS Buruk & Kabar Resesi Bikin Harga Emas Terbang | PT Equityworld



Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dollar AS. Jika greenback melemah maka harga emas berjangka pun menguat. Hal ini karena emas yang dihargai dalam dollar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Sementara di Wall Street, pada pukul 17.35 GMT, indeks Dow Jones Industrial Average melorot 494,42 poin atau 1,86 persen. Indeks S&P 500 melemah 52,64 poin atau 1,79 persen, dan Indeks Komposit Nasdaq turun 123,44 poin atau 1,56 persen. Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS. Ketika pasar saham sedang turun, investor mungkin berhenti membeli aset-aset berisiko seperti saham dan mengalihkannya ke aset-aset safe haven seperti emas. Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 38,1 sen atau 2,2 persen menjadi 17,683 dollar per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari menguat 8,3 dollar AS atau 0,94 persen, ke posisi 894,4 dollar AS per ounce.

Kamis, 03 Oktober 2019

Equityworld Futures | Emas naik didukung penurunan ekuitas dan greenback

Equityworld Futures | Emas naik didukung penurunan ekuitas dan greenback

Equityworld Futures | Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena logam mulia didorong oleh penurunan ekuitas Amerika Serikat dan melemahnya greenback.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik 18,9 dolar AS atau 1,27 persen, menjadi ditutup pada 1.507,9 dolar AS per ounce.Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap enam mata uang utama saingannya turun 0,13 persen menjadi 99 pada pukul 17.30 GMT, beberapa saat sebelum penyelesaian transaksi emas.
Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka harga emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.


Equityworld Futures



Harga Emas Terus Membumbung, Kemarin Nyaris Tembus Level 1.500 Dollar | Equityworld Futures


Pada pukul 17.35 GMT, indeks Dow Jones Industrial Average turun 494,42 poin atau 1,86 persen. Indeks S&P 500 turun 52,64 poin atau 1,79 persen, dan Indeks Komposit Nasdaq turun 123,44 poin atau 1,56 persen.Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS.

Ketika pasar saham sedang turun, investor mungkin berhenti membeli aset-aset berisiko seperti saham dan mengalihkannya ke aset-aset safe-haven seperti emas.Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 38,1 sen atau 2,2 persen menjadi ditutup pada 17,683 dolar per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 8,3 dolar AS atau 0,94 persen, menjadi 894,4 dolar AS per ounce.