Jumat, 25 Februari 2022

Equityworld Futures | Jumat Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Rebound

Equityworld Futures | Mayoritas saham Asia-Pasifik rebound pada pembukaan perdagangan Jumat pagi (25/2/2022), menyusul kebangkitan besar-besaran di Wall Street semalam. Investor terus mengamati situasi yang meningkat antara Rusia dan Ukraina.

Nikkei 225 Jepang melonjak 1,05%, sedangkan Topix naik 0,33%.

Kospi KOrea menguat 1,64%

S&P/ASX 200 di Australia naik 0,4%

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 1,79% menjadi $94,47 per barel di perdagangan Asia pada hari Jumat.

Minyak memangkas kenaikan pada hari Kamis setelah naik lebih dari 8% di tengah berita serangan Rusia.

WTI menetap 0,77% lebih tinggi pada $92,81 per barel, sementara minyak mentah Brent berjangka naik 2,3% menjadi menetap di $99,08 per barel.

Emas spot, yang secara tradisional merupakan tempat berlindung yang aman di saat ketidakpastian, terakhir diperdagangkan pada $1.905,56, naik 0,13%.

Sanksi terhadap Rusia

Presiden AS Joe Biden pada hari Kamis mengatakan Washington akan berusaha untuk mengisolasi Rusia dari ekonomi global dengan memperkenalkan sanksi baru setelah invasi Moskow ke Ukraina. Gedung Putih juga telah mengizinkan pasukan tambahan untuk ditempatkan di Jerman, kata presiden.

Uni Eropa juga menyetujui lebih banyak sanksi terhadap Rusia, menyerukan negara itu untuk menghentikan semua aksi militer dan menarik pasukannya.

Investor di AS tampaknya mengabaikan serangan Rusia terhadap Ukraina, dengan saham melakukan pembalikan yang menakjubkan untuk ditutup lebih tinggi setelah jatuh tajam di awal sesi.

S&P 500 naik 1,5% setelah jatuh lebih dari 2,6%, sementara Dow Jones Industrial Average menghapus penurunan 859 poin menjadi naik 92,07 poin. Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi naik 3,3% setelah turun hampir 3,5% selama jam perdagangan.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir di 97,137.

Yen Jepang diperdagangkan pada 115,54, sementara dolar Australia berpindah tangan pada $0,7166, naik secara fraksional. Bitcoin naik 2,11% pada $38.457 pada Jumat pagi di Asia.

Kamis, 24 Februari 2022

Equityworld Futures | Wall Street: Dow Ditutup ke Level Terendah 2022, S&P Tenggelam Jauh ke Zona Merah

Equityworld Futures | Indeks acuan Wall Street berakhir turun tajam pada perdagangan Rabu (23/2), memperpanjang penurunan baru-baru ini karena Ukraina mengumumkan keadaan darurat dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan invasi Rusia ke Ukraina masih berpotensi terjadi.

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 464,85 poin atau 1,38% menjadi 33.131,76, S&P 500 kehilangan 79,26 poin atau 1,84% menjadi 4.225,5, dan Nasdaq Composite turun 344,03 poin, atau 2,57%, menjadi 13.037,49.

Nasdaq memimpin penurunan, jatuh lebih dari 2%, sementara sektor teknologi informasi turun 2,6% dan merupakan hambatan terbesar pada S&P 500. Nasdaq telah jatuh lebih dari 16% sepanjang tahun ini.

Departemen Luar Negeri AS menambahkan bahwa Washington belum melihat indikasi Rusia mundur. Sementara Gedung Putih mengatakan Presiden Joe Biden tidak berniat mengirim pasukan AS untuk berperang di Ukraina.

Sebelumnya, Barat meluncurkan lebih banyak sanksi terhadap Rusia atas kepindahannya ke Ukraina timur dan Moskow mulai mengevakuasi kedutaan besarnya di Kyiv.

"Jika ada (Rusia) Presiden Putin menggali tumitnya meskipun sanksi meningkat," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities di Los Angeles.

"Itu benar-benar menambah kegugupan yang meningkat tentang tindakan agresif lebih lanjut dan apa artinya itu bagi komoditas dan inflasi secara keseluruhan."

Investor juga khawatir tentang kemungkinan pengetatan agresif oleh Federal Reserve untuk memerangi inflasi.

"Ada risiko geopolitik dan retorika yang membuat investor lebih khawatir," kata Liz Young, head of investment strategy di SoFi.

"Apa yang dilakukan adalah memperburuk momentum yang sudah ada ke sisi negatifnya," katanya.

Jajak pendapat Reuters menunjukkan indeks S&P 500 masih naik pada akhir 2022. Dalam berita perusahaan, saham Lowe's Cos Inc berakhir sedikit lebih tinggi setelah perusahaan menaikkan perkiraan penjualan dan laba setahun penuh.

Rabu, 23 Februari 2022

Equityworld Futures | Reli Emas Dunia Terhenti, Investor Tunggu Perkembangan Krisis Ukraina

Equityworld Futures | Harga emas menyentuh level tertinggi dalam hampir sembilan bulan pada perdagangan Selasa, sebelum akhirnya reli tersebut menyusut kembali karena investor menunggu perkembangan dalam krisis Ukraina.

Mengutip CNBC, Rabu (23/2/2022) harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi USD1.902,71 per ounce setelah mencapai level tertinggi sejak 1 Juni di USD1.913,89. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,4 persen lebih tinggi menjadi USD1.907,40 per ounce.

Indeks utama Wall Street merosot karena prospek sanksi Barat yang keras terhadap Rusia terkait konflik dengan Ukraina membuat investor gelisah, sementara harga minyak mencapai level tertinggi sejak 2014.

Pemerintahan Presiden Joe Biden dapat menjauhkan Rusia dari penggunaan sejumlah besar barang-barang buatan Amerika dan asing berteknologi rendah dan tinggi, papar narasumber kepada  Reuters,  jika Moskow lebih lanjut menyerang Ukraina.

"Tidak mengherankan melihat emas didukung dengan baik di lingkungan ini mengingat permainan  safe-haven  tradisionalnya," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

"Namun, tekanan inflasi menjadi pendorong utama kinerja emas selama beberapa pekan terakhir dalam tren  sideways  menjadi tren yang lebih tinggi dan kenaikan suku bunga mungkin tidak menghalangi tren ini," tambah Meger.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko politik. Tetapi kenaikan suku bunga, terutama oleh Federal Reserve, cenderung meredupkan daya tarik emas, yang tidak membayar imbal hasil.

Analis mengaitkan sedikit kemunduran emas dengan beberapa aksi ambil untung. Analis Saxo Bank, Ole Hansen, mengatakan karena pada titik ini ada peningkatan risiko premi yang dimasukkan ke dalam harga emas.

Sementara itu, harga perak di pasar spot melonjak 1,1 persen menjadi USD24,19 per ounce setelah menyentuh level tertinggi dalam sebulan di USD24,35.

Sedangkan paladium turun 0,8 persen menjadi USD2.368,84, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 31 Januari di USD2.433 dan Platinum naik 0,1 persen menjadi USD1.075,09 per ounce.

Selasa, 22 Februari 2022

Equityworld Futures | Selasa Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Turun

Equityworld Futures | Mayoritas saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka turun pada perdagangan Selasa pagi (22/2/2022). Investor terus mengamati situasi geopolitik di Ukraina yang kembali memanas.

Nikkei 225 di Jepang turun 1,93% di awal perdagangan sementara indeks Topix tergelincir 1,58%.

Di Korea Selatan, Kospi turun 1,67%.

S&P/ASX 200 Australia turun 1,05% di perdagangan pagi.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,45% lebih rendah.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan ke dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur, menyusul pengumuman Senin bahwa ia akan mengakui kemerdekaan mereka. Setelah perkembangan itu,

Gedung Putih menanggapi, dengan Presiden AS Joe Biden memerintahkan sanksi terhadap wilayah separatis Ukraina.

Pasar A.S. ditutup untuk liburan pada hari Senin, meskipun pergerakan di bursa berjangka Senin malam menunjukkan penurunan di depan untuk Wall Street pada pembukaan Selasa. Kontrak berjangka terkait dengan Dow Jones Industrial Average turun 549 poin, atau 1,61%. S&P 500 berjangka turun 1,74% sementara Nasdaq-100 berjangka tergelincir 2,45%.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,078 menyusul pemantulan baru-baru ini dari bawah 95,8.

Yen Jepang diperdagangkan pada 114,57 per dolar, sebagian besar mempertahankan kenaikan dibandingkan dengan level di atas 115,6 yang terlihat terhadap greenback minggu lalu. Dolar Australia berada di $0,7186, turun dari level di atas $0,72 yang terlihat baru-baru ini.

Senin, 21 Februari 2022

Equityworld Futures | Wall Street Ditutup Melemah Imbas Konflik Rusia-Ukraina

Equityworld Futures | Indeks utamaberakhir melemah pada perdagangan Jumat (18/2). Meningkatnya ketegangan di  dan peringatan AS tentang potensi invasi  mendorong investor untuk keluar dari pasar modal.

Indeks Nasdaq tercatat turun tajam, disebabkan oleh penurunan raksasa seperti Apple, Amazon dan Microsoft. Nasdaq Composite turun 1,23 persen menjadi 13.548,07.

Dikutip dari Reuters, Senin (21/2), Dow Jones Industrial Average turun 0,68 persen menjadi berakhir pada 34.079,18 poin, sementara S&P 500 kehilangan 0,72 persen menjadi 4.348,87.

Di sisi lain spekulasi yang beredar tentang rencana Federal Reserve juga membebani ekuitas. Presiden Bank Fed New York John Williams mengatakan bahwa suku bunga akan naik pada bulan Maret, tanpa menyebutkan besarnya.

Indeks mencatat penurunan mingguan untuk kedua kalinya berturut-turut. Penurunan disebabkan oleh meningkatnya ketegangan antara Moskow dan negara Barat atas Ukraina. Untuk minggu ini, S&P 500 turun 1,6 persen, Dow kehilangan 1,9 persen dan Nasdaq turun 1,8 persen.

Saham Intel Corp jatuh 5,3 persen ke level terendah sejak 2020 setelah perseroan gagal melakukan perubahan haluan. Hal ini membuat investor khawatir pangsa pasar Intel akan hilang.

Saham Roku Inc juga merosot 22 persen setelah pendapatan kuartalan platform streaming dan prospek kuartal pertama perseroan tercatat mengecewakan.

Sementara saham DraftKings Inc juga turun 22 persen setelah perusahaan memperkirakan kerugian 2022 akan lebih besar dari yang diantisipasi.

Sekitar 78 persen dari 417 perusahaan S&P 500 pada musim pelaporan ini membukukan pendapatan kuartalan di atas perkiraan analis sesuai data Refinitiv. Volume perdagangan di Wall Street mencapai 11,3 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 12,3 miliar saham.

Jumat, 18 Februari 2022

Equity World | Emas Nggak Ada Matinya! Harga Naik Terus...

 Equity World | Emas Nggak Ada Matinya! Harga Naik Terus...

Equity World | Harga emas dunia naik lagi. Kini harga sang logam mulia sudah menyentuh rekor baru.

Pada Jumat (18/2/2022) pukul 06:39 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.899,19/troy ons. Naik 0,1% dibandingkan hari sebelumnya sekaligus menjadi yang tertinggi sejak pertengahan 2021.

Harga emas masih terus berada di tren positif. Dalam sepekan terakhir, harga aset ini melesat lebih dari 4% secara point-to-point.

Wang Tao, Analis Teknikal Reuters, menyebut harga emas telah menembus titik resistance US% 1.879/troy ons. Oleh karena itu, sepertinya tidak ada halangan lagi untuk mencapai US$ 1.900/troy ons.

"Harga emas bangkit lebih kuat dari perkiraan. Sinyal kebangkitan sangat kuat, sentimen sangat bullish," sebut Wang dalam risetnya.

Titik support harga emas, lanjut Wang, ada di US$ 1.865/troy ons. Penembusan ke bawah ini akan membuat harga jatuh ke area US$ 1.850-1.855/troy ons.

Namun sepertinya peluang ke arah sana sangat minim. Sinyal uptrend masih terus berlanjut, bahkan ada peluang target harga di US$ 1.927/troy ons.

"Target yang lebih realistis ada di US$ 1.892-1.905/troy ons," sebut Wang.


Kamis, 17 Februari 2022

Equity World | Pedagang Emas Keliling Dirampok di Pagurawan

 Equity World | Pedagang Emas Keliling Dirampok di Pagurawan

Equity World | Khoiruddin (43) Warga Desa Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara berprofesi sebagai pedagang emas keliling tak berdaya usai dirampok dan dipukuli oleh orang tidak dikenal di Pagurawan, Kecamatan Medang Deras.

Korban mengakui dirinya dirampok oleh 2 orang pria saat menunggu pelanggan seorang pria berparas perempuan (waria) di Depan Gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kota Pagurawan, Rabu (16/2/2022) sekitar pukul 15:00 Wib.



"Saat saya menunggu penjual emas, bencong (waria) itu Tak berselang lama ada 2 orang menghampiriku dengan modus meminta rokok. Tiba-tiba salah satu dari mereka memukuli, sontak langsung kulawan untuk pembelaan diri,"ujar Khoiruddin, Kamis, (17/2/2022).

Korban mengatakan setelah pukulan dengan kawanan perampok, pelaku lainnya langsung mengambil tas miliknya dan melarikan diri.

"Waktu gumpalan (pukul-pukulan) satu pelakunya lagi mengambil tasku dan langsung mereka kabur, termasuk pelanggan yang aku tunggu itupun ikut melarikan diri,"ungkapnya.

Keluarga korban sangat berharap kepada pihak kepolisan untuk menangkap pelaku perampokan.

Rabu, 16 Februari 2022

PT Equity World | Kilau Emas Pudar Usai Rusia Tarik Pasukan di Perbatasan Ukraina

PT Equity World | Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, turun ke level tertingginya sejak 8 bulan terakhir.

Pelemahan ini usai berita yang menyebutkan bahwa Rusia menarik sejumlah kompi militernya di dekat perbatasan Ukraina.

Mengutip CNBC, Rabu (16/2/2022) harga emas di pasar spot turun 0,8 persen menjadi USD1.855,06 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sejak 11 Juni di USD1.879,48 per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,7 persen menjadi USD1.856,20 per ounce.

"Sebagai akibat dari sedikit de-eskalasi dalam situasi Rusia-Ukraina, kami melihat sedikit kemunduran dalam produk  safe-haven  seperti emas," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

Saham dan aset berisiko lainnya membukukan pemulihan moderat, menghentikan aksi jual pasar selama beberapa hari.

Sementara itu, data menunjukkan indeks harga produsen AS meningkat lebih dari ekspektasi pada Januari.

"Data inflasi yang lebih panas dari perkiraan membebani pasar emas, karena itu dapat mendorong Federal Reserve lebih  hawkish," kata Meger.

Kendati emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik, kenaikan suku bunga akan meningkatkan opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Investor sekarang menunggu risalah dari pertemuan kebijakan Januari The Fed pada Rabu. Fed funds futures memperkirakan kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan kebijakan Maret.

Sementara itu paladium anjlok 4,6 persen menjadi USD2.252,68 per ounce, setelah kekhawatiran gangguan pasokan karena konflik Rusia-Ukraina mendorongnya ke level tertinggi dua minggu pada Sesi Senin.

Sedangkan harga perak di pasar spot merosot 2 persem menjadi USD23,36 per ounce, platinum turun 0,4 persen menjadi USD1.024,13 per ounce. 

Selasa, 15 Februari 2022

PT Equity World | Selasa Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi

PT Equity World | Saham di kawasan Asia-Pasifik pada Selasa (15/2/2022) dibuka bervariasi. Pasar mencermati terus ketegangan antara Rusia dan Ukraina.

Nikkei 225 di Jepang naik 0,12% sementara indeks Topix melayang di atas garis datar.

Ekonomi Jepang tumbuh 5,4% secara tahunan pada kuartal terakhir 2021, menurut data pemerintah yang dirilis Selasa. Namun, pertumbuhan produk domestik bruto tahunan triwulanan berada di bawah perkiraan pasar rata-rata untuk kenaikan 5,8%, menurut Reuters.

Kospi Korea Selatan turun 0,31%.

Di tempat lain, S&P/ASX 200 di Australia turun 0,43%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,14% lebih rendah.

Pasar global terus gelisah di tengah kekhawatiran serangan Rusia terhadap Ukraina, dengan AS menutup kedutaannya di Kyiv. Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average turun 171,89 poin menjadi 34.566,17 sementara S&P 500 tergelincir 0,38% menjadi 4.401,67. Nasdaq Composite sedikit berubah di 13.790,92.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,374 setelah pemantulan minggu lalu dari level di bawah 95,5.PT Equity World

Yen Jepang diperdagangkan pada 115,49 per dolar, lebih lemah dari level di bawah 115,2 yang terlihat terhadap greenback kemarin. Dolar Australia berpindah tangan pada $0,7132, berjuang untuk pulih setelah penurunan minggu lalu dari atas $0,72.

Senin, 14 Februari 2022

PT Equity World | Konflik Rusia-Ukraina Memanas, Wall Street Ditutup Turun Tajam

PT Equity World | Indeks utama Wall Street berakhir melemah tajam pada perdagangan Jumat (11/2). Investor khawatir tentang ketegangan yang semakin memanas antara Rusia dan Ukraina.

Dikutip dari Reuters, Senin (14/2), Dow Jones Industrial Average turun 1,43 persen menjadi berakhir pada 34.738,06 poin, sedangkan S&P 500 kehilangan 1,90 persen pada 4.418,64. Sementara Nasdaq Composite turun 2,78 persen menjadi 13.791,15.

Sembilan dari 11 indeks sektor utama S&P 500 turun, dipimpin oleh teknologi yang turun 3,0 persen dan consumer discretionary 2,8 persen. Sedangkan Indeks sektor energi melonjak 2,8 persen didorong harga minyak yang mencapai titik tertinggi dalam tujuh tahun.

Investor telah terbebani dengan inflasi yang terus naik di AS serta potensi kenaikan suku bunga. Kondisi semakin diperparah setelah Washington mengabarkan bahwa Rusia telah mengumpulkan cukup banyak pasukan di dekat Ukraina untuk melancarkan invasi besar. Ini artinya serangan dapat dimulai kapan saja.

"Kami hanya harus melihat bagaimana ini terjadi selama akhir pekan dan apakah para pemimpin global dapat menghentikan ini atau tidak. Jika tidak, maka efek lanjutannya bisa material, dan itulah yang dikhawatirkan pasar," ujar Thomas Hayes, anggota pengelola di Great Hill Capital LLC di New York.

Sementara itu, saham Nvidia Corp jatuh 7,3 persen, Amazon.com Inc turun 3,6 persen. Sementara Apple Inc dan Microsoft Corp keduanya kehilangan lebih dari 2 persen. Keempat perusahaan ini membebani pergerakan S&P 500. Adapun Indeks Philadelphia Semiconductor merosot 4,83 persen. Dalam minggu ini, S&P 500 turun 1,8 persen dan Nasdaq turun 2,2 persen.

Sementara itu para broker memperkirakan kenaikan suku bunga akan terjadi di bulan Maret. Proyeksinya suku bunga akan naik ke kisaran 1,75-2,00 persen pada akhir tahun.

Jika Ukraina diserang, itu menambah kepercayaan pada pandangan kami bahwa Fed akan lebih dovish daripada yang diyakini pasar saat ini karena perang akan membuat prospek menjadi lebih tidak pasti," ujar Jay Hatfield, Kepala Investasi Infrastructure Capital Management di New York.

Sebuah survei dari University of Michigan menunjukkan sentimen konsumen AS turun ke level terendah dalam lebih dari satu dekade pada awal Februari. Hal ini terjadi di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan terus meningkat dalam waktu dekat.

Indeks volatilitas CBOE, juga dikenal sebagai pengukur ketakutan Wall Street, naik untuk sesi kedua berturut-turut dan mencapai level tertinggi sejak akhir Januari.

Di sisi lain, saham platform real estate online Zillow Group Inc melonjak 12,7 persen setelah mengalahkan perkiraan Wall Street dalam penjualan kuartalan. Sedangkan saham Under Armour Inc merosot 12,5 persen setelah perseroan mengatakan bahwa margin keuntungannya akan berada di bawah tekanan pada kuartal I.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 13,4 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 12,6 miliar saham.

Jumat, 11 Februari 2022

Equity World | Harga Emas Berjangka Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi

Equity World | Harga emas berjangka menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas menyentuh level tertinggi dalam dua minggu didukung oleh dolar yang lebih lemah dan ketika data menunjukkan lonjakan harga konsumen AS mendorong daya tarik logam sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 80 sen atau kurang dari 0,1%, menjadi menetap di USD1.837,40 per ounce. Emas berjangka memperpanjang kenaikannya untuk sesi kelima berturut-turut , kenaikan beruntun terpanjang sejak November.

"Lingkungan suku bunga yang meningkat tidak menekan pasar emas," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

"Namun, di sisi lain itu adalah konfirmasi dari tren inflasi yang sedang berlangsung yang kami yakini merupakan dorongan fundamental yang mendasari di balik pergerakan emas baru-baru ini."

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya tergelincir ke level terendah satu minggu, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Kenaikan emas "menggarisbawahi statusnya sebagai komoditas safe-haven, dan lindung nilai inflasi yang efektif," kata Fawad Razaqzada, analis pasar di ThinkMarkets.

Sementara emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang melonjak, kenaikan suku bunga yang dihasilkan akan meningkatkan peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Indeks harga konsumen AS melonjak 7,5% dalam 12 bulan hingga Januari, kenaikan tahun-ke-tahun terbesar sejak 1982, melampaui ekspektasi kenaikan 7,3%.

Suku bunga dana federal berjangka meningkatkan kemungkinan pengetatan setengah%tase poin oleh Federal Reserve AS pada pertemuan kebijakan bulan depan setelah data tersebut.

Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan melampaui 2,0% untuk pertama kalinya dalam 2,5 tahun.

"Saya kira dengan pelaku pasar yang sekarang memperkirakan enam kenaikan suku bunga tahun ini, ada beberapa kekhawatiran bahwa hal itu mungkin berdampak pada pertumbuhan ekonomi di masa mendatang, dan itu mendukung harga emas," kata analis UBS Giovanni Staunovo.

Kamis, 10 Februari 2022

Equity World | Kamis Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Naik

Equity World | Saham di Asia-Pasifik pada perdagangan Kamis pagi (10/2/2022) mayoritas dibuka naik, mengikuti reli di Wall Street, semalam. Investor menunggu rilis data inflasi konsumen AS.

Nikkei 225 di Jepang naik 0,83% di awal perdagangan sementara indeks Topix naik 0,66%.

Kospi Korea Selatan naik 0,63%.

Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,52% pada perdagangan pagi.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,21% lebih tinggi.

Sementara itu, Reserve Bank of India akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada pukul 12:30 malam. HK/SIN pada hari Kamis. Menjelang pengumuman itu, rupee India berada di 74,7872 per dolar, lebih kuat dari level mendekati 75 yang terlihat terhadap greenback awal bulan ini.

Laporan indeks harga konsumen AS juga akan dirilis Kamis waktu Amerika Serikat.

Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average melonjak 305,28 poin menjadi 35.768,06 sementara S&P 500 naik 1,45% menjadi 4.587,18. Nasdaq Composite mengungguli, melonjak 2,08% menjadi 14.490,37.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 95,494.

Yen Jepang diperdagangkan pada 115,60 per dolar, masih lebih lemah dari level di bawah 115 yang terlihat terhadap greenback awal pekan ini. Dolar Australia berada di $0,7174, sebagian besar mempertahankan kenaikan setelah naik dari bawah $0,712 awal pekan ini.

Rabu, 09 Februari 2022

Equity World | Wall Street Menguat, Saham Bank Naik Ditopang Kenaikan Imbal Hasil US Treasury

Equity World | Wall Street berarkhir menguat pada perdagangan Selasa (8/2), terangkat saham Apple dan Microsoft, sementara lonjakan imbal hasil US Treasury mengerek saham bank menjelang pembacaan data inflasi pekan ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 371,65 poin atau 1,06% ke 35.462,78, S&P 500 naik 37,67 poin atau 0,84% ke 4.521,54 dan Nasdaq Composite naik 178,79 poin atau 1,28% ke 14.194,46.

Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 10,3 miliar saham dengan rata-rata 12,3 miliar dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Benchmark S&P 500 dan Nasdaq yang sarat teknologi membalikkan kerugian awal dan naik di bagian akhir sesi, dengan saham Amazon Inc naik 2,2% dan saham Apple dan Microsoft naik lebih dari 1%.

Indeks perbankan S&P 500 menguat 1,9% setelah benchmark imbal hasil Treasury AS 10-tahun mencapai level tertinggi sejak November 2019 di tengah meningkatnya ekspektasi Federal Reserve AS akan mulai mengetatkan kebijakan moneter.

Saham Bank of America Corp, JPMorgan Chase & Co dan Wells Fargo semuanya naik lebih dari 1%.

Indeks sektor energi S&P 500 merosot 2,1% karena investor khawatir dimulainya kembali pembicaraan tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran dapat menghidupkan kembali perjanjian nuklir internasional dan memungkinkan lebih banyak ekspor minyak dari produsen OPEC.

Komentar optimistis dari Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin mengenai krisis Ukraina juga mengurangi harga minyak dan mengurangi kecemasan di Wall Street, kata Scott Ladner, kepala investasi di perusahaan manajemen kekayaan Horizon Investments yang berbasis di Charlotte.

"Kenaikan hari ini mungkin karena beberapa berita utama Macron, tetapi itu juga hanya pengakuan dari fakta bahwa ekonomi berada dalam kondisi yang cukup baik, dan kami mungkin sedikit berlebihan ke sisi negatifnya," kata Ladner seperti dikutip Reuters.

Dengan kenaikan hari Selasa, S&P 500 tetap turun sekitar 5% sepanjang tahun ini, sementara Nasdaq telah kehilangan sekitar 9%.

Data inflasi AS, yang akan dirilis pada hari Kamis, diperkirakan berada pada level tertinggi empat dekade di 7,3%. Angka-angka tersebut mengikuti data tenaga kerja AS yang kuat pekan lalu yang menambah kekhawatiran investor bahwa Fed akan memperketat suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.

Kekhawatiran seputar pengetatan kebijakan agresif oleh bank sentral AS, ketegangan geopolitik di Ukraina dan hasil beragam dari Big Tech telah membebani indeks utama AS sejak awal tahun.

Selasa, 08 Februari 2022

Equity World | Ketegangan Ukraina-Rusia Dan Inflasi Bikin Emas Meroket Ke Level Tertinggi Dalam Sepekan

Equity World | Harga emas naik ke level tertinggi lebih dari satu minggu pada perdagangan hari Senin, didukung kekhawatiran inflasi dan risiko geopolitik di Eropa.

Selain itu pasar juga menunggu data inflasi Amerika untuk isyarat lintasan kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Mengutip CNBC, Selasa (8/2/2022) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi USD1.820,23 per ounce, setelah menyentuh tingkat tertinggi sejak 27 Januari di USD1.820,96 per ounce di awal sesi.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,8 persen lebih tinggi menjadi USD1.821,80 per ounce.

"Ada sedikit pembelian flight-to-safety di pasar emas. Perhatian utama saat ini adalah ke mana arah inflasi dan seberapa agresif The Fed nantinya," kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

Imbal hasil US Treasury 10-tahun melayang di dekat level tertinggi sejak Desember 2019 setelah laporan ketenagakerjaan Amerika yang optimistis dirilis Jumat.

Angka inflasi Amerika untuk periode Januari akan dirilis Kamis, dengan pasar sekarang memperkirakan kemungkinan satu berbanding tiga The Fed akan menaikkan 50 basis poin penuh pada Maret.

Meski emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap lonjakan inflasi dan penyimpan nilai yang aman di saat ketidakpastian, suku bunga yang lebih tinggi mendongkrak opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

"Ketegangan Rusia-Ukraina juga ada di benak semua orang," kata Haberkorn.

Penasihat keamanan nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, Minggu, mengatakan Rusia dapat menyerang Ukraina dalam beberapa hari atau minggu tetapi mungkin masih memilih jalur diplomatik.

Di antara logam mulia lainnya, perak melambung 2,4 persen menjadi USD23,02 per ounce, platinum turun 0,4 persen menjadi USD1.020,02, dan paladium melorot 1 persen menjadi USD2.261,51.

Senin, 07 Februari 2022

Equity World | Senin Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Terkoreksi

Equity World | Saham di Asia-Pasifik pada perdagangan Senin pagi (7/2/2022) mayoritas dibuka terkoreksi. Pasar China daratan akan dibuka kembali setelah liburan Tahun Baru Imlek pekan lalu.

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,63% di awal perdagangan sementara indeks Topix turun 0,39%.

Kospi Korea Selatan turun 0,8%.

Di tempat lain, S&P/ASX 200 di Australia turun 0,66%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,21% lebih rendah.

Investor akan terus memantau situasi di sekitar Ukraina. Oenasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan pada Minggu memperingatkan bahwa invasi Rusia mungkin akan segera terjadi.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 95,453 setelah penurunan baru-baru ini dari di atas 95,9.

Yen Jepang diperdagangkan pada 115,22 per dolar, menyusul pelemahan minggu lalu dari level di bawah 114,4 terhadap greenback. Dolar Australia berada di $0,7076, turun dari level di atas $0,714 yang terlihat minggu lalu.

Harga minyak lebih rendah di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 0,49% menjadi $92,81 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga turun 0,69% menjadi $91,67 per barel.

Jumat, 04 Februari 2022

PT Equityworld | Wall Street Tumbang, Kapitalisasi Facebook Anjlok US$ 200 Miliar

PT Equityworld | Wall Street turun pada perdagangan Kamis (3/2), menghentikan reli kenaikan empat hari beruntun hingga Rabu lalu. Saham pemilik Facebook, Meta Platforms yang anjlok 26% menjadi pemberat Nasdaq yang terjun 3,74% dalam sehari.

Dow Jones Industrial Average turun 518,17 poin atau 1,45% menjadi 35.111,16. Indeks S&P 500 melorot 112,05 poin atau 2,44% menjadi 4.477,33. Nasdaq Composite terjun 538,73 poin atau 3,74% menjadi 13.878,82.

Harga saham Meta merosot 26,4%, menghapus sekitar lebih dari US$ 200 miliar dari kapitalisasi pasarnya. Induk usaha Facebook ini menyalahkan perubahan privasi Apple dan meningkatnya persaingan dari pesaing seperti TikTok karena prospeknya yang mengecewakan.

Anjloknya harga saham Meta menghilangkan 0,9% dari nilai Nasdaq dan memotong nilai gabungan S&P 500 sebesar 0,6%, menurut perhitungan Reuters. Kedua indeks saham masing-masing, mengalami penurunan harian terburuk sejak September 2020 dan Februari 2021.

Saham perusahaan media sosial lainnya juga terpukul. Harga saham Twitter Inc turun 5,6%, sementara Pinterest Inc dan Snap Inc masing-masing merosot 10,3% dan 23,6% sebelum melaporkan pendapatan setelah penutupan perdagangan.

Saham teknologi besar seperti Alphabet Inc dan Microsoft Corp turun lebih dari 3%. Sementara harga saham Amazon.com Inc merosot 7,8%, sebelum dijadwalkan untuk merilis kinerja.

"Dalam kondisi suku bunga yang meningkat, kami memperkirakan untuk melihat lebih banyak perbedaan antara nama-nama berkualitas lebih tinggi, seperti megacaps, dan nama-nama berkualitas lebih rendah yang tidak menghasilkan uang," kata Maxwell Grinacoff, US equity & derivatives strategist BNP Paribas seperti dikutip Reuters.

Perusahaan teknologi finansial menghadapi penutupan hari kedua, setelah pendapatan mengecewakan PayPal Holdings Inc pada hari Selasa menyebabkan investor mempertanyakan apakah perusahaan-perusahaan yang diuntungkan secara signifikan dari pandemi akan memiliki kinerja sesuai dengan harapan valuasi di tahun 2022.

Harga saham PayPal turun 6,2%, sementara rekan-rekan Block Inc, Affirm Holdings Inc, dan SoFi Technologies tergelincir antara 4,9% dan 11%.

Saham teknologi telah menikmati periode dominan di tengah suku bunga rendah. Investor mencari pertumbuhan tinggi. Tetapi dengan kenaikan inflasi dan Federal Reserve AS mengisyaratkan sikap kenaikan suku bunga yang agresif untuk mengendalikannya, fund manager harus menyesuaikan portofolio yang sesuai.

"Orang-orang akan mulai meningkatkan alokasi untuk menilai saham, dan untuk melakukan itu mereka harus menjual saham pertumbuhan mereka, bahkan jika harganya turun 15% hingga 30%," kata Jack Murphy, co-chief investment officer dari Easterly Investment Partners.

Menambah tekanan  pasar adalah kenaikan suku bunga kedua oleh Bank of England dan poros hawkish oleh Gubernur European Central Bank Christine Lagarde. 

Sementara itu, jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun lebih dari yang diperkirakan pekan lalu karena infeksi Covid-19 mereda. Hal ini menunjukkan bahwa perlambatan yang diantisipasi dalam pertumbuhan pekerjaan pada Januari kemungkinan bersifat sementara. 

Kamis, 03 Februari 2022

PT Equityworld | Emas Dunia Kian Merekah, Ini Penyebabnya

PT Equityworld | Harga emas dunia semakin mereka pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB), imbas melemahnya dolar dan suramnya laporan ketenagakerjaan AS. Hal ini semakin mendukung permintaan terhadap logam safe-haven di tengah memanasnya konflik antara Rusia dan Barat atas Ukraina.

Mengutip Antara, Kamis, 3 Februari 2022, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD8,80 atau 0,5 persen, menjadi menetap di USD1.810,30 per ons.

Analis pasar senior OANDA Edward Moya menilai emas masih melayang di atas USD1.800. Data payrolss sawasta AS secara tak terduga turun pada Januari sehingga menekan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah.

"Jika emas dapat terus stabil di atas USD1.800 dolar beberapa investor mungkin akan mulai kembali," terang Moya.

Adapun daya tarik emas semakin besar setelah Presiden AS Joe Biden menyetujui pengiriman pasukan tambahan ke Eropa timur atas ancaman Rusia untuk menyerang Ukraina. Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik yang lebih tinggi, kenaikan suku bunga tetap menjadi hambatan potensial karena menyebabkan peluang kerugian yang lebih tinggi dalam memegang emas.

Investor pun menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa dan bank sentral Inggris (BOE) pada Kamis waktu setempat untuk menetahui isyarat pengetatan kebijakan moneter dalam menghadapi inflasi yang melonjak.

Rabu, 02 Februari 2022

PT Equityworld | Nikkei 225 Melonjak 1 Persen, Mayoritas Bursa Asia-Pasifik Libur Imlek

PT Equityworld | Saham di Asia-Pasifik bergerak naik pada perdagangan Rabu pagi, dengan beberapa pasar utama di Asia tetap ditutup untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Nikkei 225 melonjak 1,05% di awal perdagangan sementara indeks Topix naik 0,97%.

Di Australia, S&P/ASX 200 juga naik 0,99% pada perdagangan pagi.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,27% lebih tinggi.

Pasar di Cina daratan, Hong Kong, Singapura dan Korea Selatan tutup pada hari Rabu untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Semalam di Amerika Serikat, saham di Wall Street ditutup naik untuk hari ketiga. Dow Jones Industrial Average melonjak 273,38 poin menjadi 35.405,24 sementara S&P 500 naik 0,69% menjadi 4.546,54. Nasdaq Composite naik tipis 0,75% menjadi 14.346.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,385 setelah jatuh dari atas 97 awal pekan ini.

Yen Jepang diperdagangkan pada 114,70 per dolar, lebih kuat dari level di atas 115,2 yang terlihat terhadap greenback awal pekan ini. Dolar Australia berpindah tangan pada $0,7133 menyusul kenaikannya dari level di bawah $0,702 pada awal pekan perdagangan.