Jumat, 13 April 2018

Equity World | Bukan Cuci Otak, Ini Perbedaan Neurotransplantasi dengan DSA

Equity World | Bukan Cuci Otak, Ini Perbedaan Neurotransplantasi dengan DSA


Equity World | Persib Bandung tengah apes. Jelang menghadapi Arema FC pada pekan keempat Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018), tim berjuluk Pangeran Biru itu kehilangan sang kapten, Supardi Nasir.

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menghukum Supardi empat kali larangan bermain. Sanksi ini berawal dari perilaku pemain berusia 35 tahun tersebut saat Persib melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 8 April 2018.

Supardi terbukti menanduk wasit Dwi Purba Adi Wicaksana. Alhasil, Komdis PSSI memutuskan menghukum mantan bek PSMS Medan ini.

"Merujuk kepada pasal 50 ayat 1 (b) dan ayat (2) Kode Disiplin PSSI. Sdr. Supardi dihukum larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan, pada pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung, tanggal 15 April 2018; Persib Bandung vs Borneo FC, tanggal 21 April 2018; Persija Jakarta vs Persib Bandung, tanggal 28 April 2018; Madura United vs Persib Bandung, tanggal 4 Mei 2018," tulis surat keputusan Komdis PSSI bertandatangan Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin Firdaus, dinukil dari laman resmi Persib.

Selain sanksi larangan bermain, Supardi juga dijatuhkan sanksi tambahan berupa denda Rp 50 juta. Meski begitu, Persib dapat mengajukan banding atas sanksi ini.

Mulai musim ini, peran berbeda dilakoni Supardi untuk Persib. Biasanya, ia diplot sebagai bek kanan. Tapi, kebijakan itu tidak berlaku saat Pangeran Biru dibesut pelatih asal Argentina, Roberto Carlos Mario Gomez.

Gomez mendorong Supardi untuk lebih menyerang, atau sebagai gelandang sayap kanan dalam formasi 4-4-1-1 kesukaanya. Dalam tiga partai awal Persib, ia selalu bermain sebagai starter.

Absennya Supardi bakal memberikan kesempatan untuk gelandang Persib lainnya. Ghozali Siregar, misalnya. Ia fasih bermain di sisi sayap kanan. Lebih dari itu, Pangeran Biru juga dapat mengandalkan si anak hilang, Atep.

Bukan Cuci Otak, Ini Perbedaan Neurotransplantasi dengan DSA | Equity World

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equity World

Perkiraan Formasi Persib Tanpa Supardi Melawan Arema FC

Persib (4-4-1-1): Muhammad Natshir; Henhen Herdiana, Bojan Malisic, Sabil, Ardi Idrus; Ghozali Siregar, Dedi Kusnandar, Oh In Kyun, Febri Hariyadi; Jonathan Bauman, Ezechiel N'Douassel

Equity World