Jumat, 09 Oktober 2020

PT Equity World | Pembahasan Stimulus AS Berlanjut, Harga Emas Kembali Bangkit

 PT Equity World | Pembahasan Stimulus AS Berlanjut, Harga Emas Kembali Bangkit

PT Equity World | Harga emas merangkak naik dan kembali ke level US$1.900 per troy ounce seiring dengan perkembangan pembahasan stimulus fiskal untuk pemulihan perekonomian di Amerika Serikat. Harga emas 24 karat cetakan Antam dan UBS juga turut mengalami kenaikan.

Harga emas berjangka Comex untuk kontrak Desember 2020 naik 0,23 persen dan ditutup di level US$1.895,10 per troy ounce pada perdagangan kemarin di New York Mercantile Exchange.

Data Bloomberg menunjukkan, harga emas Comex sudah bergerak ke level US$1.916,40 per troy ounce atau naik 1,12 persen pada pukul 10.35 WIB. Adapun harga emas spot juga naik hampir 1 persen ke level US$1.911,67 per troy ounce.

Di sisi lain, indeks dolar masih terpantau melemah. Indeks yang mengukur kekuatan mata uang Negeri Paman Sam itu turun 0,18 persen ke posisi 93.4400.

Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities mengatakan harga emas terangkat karena ada ekspektasi kenaikan inflasi. Ekspektasi ini muncul karena Gedung Putih dan Kongres tampaknya akan menyepakati paket stimulus yang telah ditunggu pelaku pasar.

Stimulus berarti uang beredar lebih banyak dari sebelumnya sehingga akan mengerek inflasi. Di saat itulah, pemilik dana akan memburu emas untuk melindungi aset mereka dari kenaikan inflasi.



Harga Emas Hari Ini, Jumat 9 Oktober 2020 | PT Equity World


“Kami tidak mengatakan bahwa akan ada masalah inflasi segera, tetapi kekhawatirannya adalah jika kebijakan berlanjut dan diulangi setelah pemilihan presiden, maka kami kemungkinan akan melihat dolar yang lebih rendah dan nilai tukar riil yang kemungkinan akan bergerak lebih rendah,” jelas Melek seperti dikutip dari Antara.

Harga emas juga mendapat angin segar setelah sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (8/10/2020) menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal AS turun hanya 9.000 menjadi 840.000 pada pekan yang berakhir 3 Oktober, lebih tinggi dari yang diperkirakan 820.000.

Perlu diketahui, harga emas sudah naik 24 persen sejak awal tahun karena banyak pemerintah dan bank sentral di dunia memberikan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya. Stimulus dikucurkan untuk memulihkan perekonomian dari dampak pandemi virus corona.

Di dalam negeri, harga emas terpantau mengalami kenaikan. Harga emas ukuran 1 gram cetakan UBS naik Rp3.000 menjadi Rp1.011.000. Adapun harga emas ukuran 1 gram Antam naik Rp3.000 menjadi Rp1.007.000.

Kamis, 08 Oktober 2020

PT Equity World | Daftar Harga Emas Hari Ini, 8 Oktober 2020 di Pegadaian - Logam Mulia Antam, Retro, Batik dan UBS

 PT Equity World | Daftar Harga Emas Hari Ini, 8 Oktober 2020 di Pegadaian - Logam Mulia Antam, Retro, Batik dan UBS

PT Equity World
| Emas atau logam mulia saat ini dianggap sebagai salah satu investasi yang menguntungkan.

Meskipun ada banyak jenis investasi, namun emas tetap menjadi pilihan banyak kalangan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.

Hal ini dikarenakan emas menjadi barang yang harganya cenderung terus naik tiap tahunnya dan jarang terjadi penurunan secara signifikan.

Setiap LM memiliki sertifikat resmi, menjamin keaslian, yang dikeluarkan oleh ANTAM.

Karena bentuknya dan kwalitasnya yang standard, harga emas batangan LM menjadi standard. Setiap hari harganya dipublikasikan oleh ANTAM yang menjadi dasar jual – beli di pasar.


Harga Emas Hari Ini, Kamis 8 Oktober 2020 | PT Equity World


Kemungkinan pemalsuan juga lebih kecil dengan adanya sertifikat resmi. Tidak ada pula tambahan ongkos pembuatan, yang umum di perhiasan, sewaktu membeli LM.

Dengan karakteristik seperti ini, LM menjadi cocok dijadikan investasi. Barangnya, standard, ada patokan harga dan mudah diperjualbelikan.

Saat ini, emas batangan ANTAM cukup mudah didapatkan. Beberapa tempat yang menjual emas batangan produksi ANTAM antara lain butik ANTAM, pegadaian, bank syariah, hingga toko-toko emas di pasar.

Mengutip situs Pegadaian, harga pecahan 1 gram emas Antam pada 1 Oktober 2020 berada di Rp 1.067.000.

Dikutip Ringtimes Bali melalui laman resmi Pegadaian Rabu, 7 Oktober 2020.


2 gram: Rp 2.077.000

3 gram: Rp 2.997.000

5 gram: Rp 5.036.000

10 gram: Rp 10.027.000

25 gram: Rp 24.010.000
50 gram: Rp 49.843.000

100 gram: Rp 99.848.000

250 gram: Rp 246.327.000

500 gram : Rp 493.674.000

1000 gram : Rp 972..257.000

Rabu, 07 Oktober 2020

PT Equity World | Harga Emas Jatuh 11,3 Dolar AS, Tertekan Optimisme The Fed, Perak dan Platinum Melandai

 PT Equity World | Harga Emas Jatuh 11,3 Dolar AS, Tertekan Optimisme The Fed, Perak dan Platinum Melandai

PT Equity World | Harga emas berjangka jatuh pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi Waktu Indonesia Barat (WIB). Hal itu dipicu aksi ambil untung dari kenaikan sehari sebelumnya, setelah para pelaku pasar bereaksi terhadap pernyataan Ketua Dewan Gubernur The Federal Reserve, Jerome Powell.

Dilansir Jurnal Gaya dari Kantor Berita Antara, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, terpangkas 11,3 dolar AS atau 0,59 persen, ditutup 1.908,80 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya, Senin, 5 Oktober 2020, emas berjangka terangkat 12,5 dolar AS atau 0,66 persen menjadi 1.920,10 dolar AS, setelah merosot 8,7 dolar AS atau 0,45 persen menjadi 1.907,60 dolar AS pada akhir pekan lalu.


Harga Emas Berjangka Tertekan Pernyataan Optimistis The Fed | PT Equity World



Ketua Federal Reserve Jerome Powell berbicara dengan nada optimis di Pertemuan Tahunan Virtual Asosiasi Ekonomi Bisnis Nasional pada Selasa kemarin. Powell mencatat bahwa pemulihan ekonomi telah berlangsung lebih cepat dari yang diharapkan.

Dia juga mencatat bahwa prospeknya masih sangat tidak pasti karena tergantung pada pengendalian penyebaran Covid-19.

Namun penurunan emas lebih lanjut tertahan oleh meningkatnya ekspektasi bahwa anggota parlemen AS akan menyetujui undang-undang stimulus baru untuk mengatasi dampak ekonomi dari virus corona.

Emas cenderung mendapat keuntungan dari langkah-langkah stimulus yang luas dari pemerintah dan bank sentral karena secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Selasa, 06 Oktober 2020

PT Equity World | Bursa Asia Dibuka Beragam, Investor Menunggu Suku Bunga Australia

 PT Equity World | Bursa Asia Dibuka Beragam, Investor Menunggu Suku Bunga Australia

PT Equity World | Bursa Asia dibuka beragam pada perdagangan Selasa pagi karena investor masing menunggu keputusan suku bunga yang akan diumumkan oleh Reserve Bank of Australia atau Bank Sentral Australia.

Mengutip CNBC, Selasa (6/10/2020), di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,42 persen pada awal perdagangan karena saham Softbank Group melonjak 1,69 persen. Sedankan untuk indeks Topix juga naik 0,4 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,73 persen.

Sementara itu, bursa saham di Australia tergelincir dengan S&P/ASX 200 turun 0,25 persen. Data perdagangan Australia untuk Agustus akan dirilis sekitar pukul 8.30 pagi waktu Singapura pada hari Selasa.



Harga emas naik 12,5 dolar didorong ekspektasi stimulus AS, pelemahan dolar | PT Equity World


Sedangkan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang yang merupakan indeks yang jadi patokan bursa Asia diperdagangkan 0,17 persen lebih tinggi.

bursa saham China tutup pada hari Selasa untuk liburan.

Fokus investor tertuju pada kesehatan Presiden AS Donald Trump, ketika dia meninggalkan rumah sakit untuk kembali ke Gedung Putih. Trump masih akan terus dirawat karena diagnosis positif virus corona pada minggu lalu.

Presiden Trump mengatakan bahwa dia akan segera kembali untuk kampanye, dengan waktu kurang dari sebulan jelang pemilihan presiden pada November.