Jumat, 12 Januari 2018

Equity World | Ikuti 5 Tips Ini agar Smartphone Kamu Lebih Awet

Equity World | Ikuti 5 Tips Ini agar Smartphone Kamu Lebih Awet
Samsung

Equity World | Smartphone telah menjadi barang yang wajib dimiliki oleh pengguna internet di berbagai usia. Karena dianggap sangat berharga, pengguna smartphone sedapat mungkin menjaga perangkat mereka agar tidak cepat rusak.

Dengan demikian, kamu tidak perlu merogoh kantong untuk membeli smartphone baru yang mungkin harganya cukup mahal. Cara apa saja yang bisa dilakukan agar dapat membuat smartphone lebih awet?

1. Bersihkan Secara Berkala

Salah satu yang perlu kamu lakukan sebagai pengguna smartphone adalah menjaga kebersihan smartphone. Kamu bisa membersihkan smartphone secara berkala.

Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan menggunakan tisu kering atau tisu yang ditetesi alkohol untuk membersihkan permukaan atau bagian luar smartphone.

Ingatlah untuk tidak menggunakan air, tisu basah, atau pembersih lain yang akan membuat smartphone menjadi lembab dan mungkin rusak.

2. Isi Daya sesuai Kebutuhan

Untuk menjaga baterai agar tetap awet dan tidak mengalami overheating, kamu bisa mengisi baterai smartphone sesuai kebutuhan. Banyak pengguna yang mengisi daya di malam hari hingga ketiduran dan baru pagi hari dicabut.

Meski baterai smartphone sekarang dilengkapi dengan teknologi pintar untuk memutus aliran listrik saat pengisian daya telah selesai, sebaiknya hindari mengisi baterai semalaman.

3. Simpan di Tempat yang Aman

Pastikan untuk menaruh smartphone di tempat yang aman saat sedang tidak digunakan. Pengguna juga perlu memastikan agar tempat penyimpanan tidak membuat smartphone terjatuh atau terinjak.

Selain itu, pastikan juga untuk menjauhkan smartphone dari jangkauan anak-anak, sebab hal ini berpotensi membuat smartphone jatuh atau terbanting dan rusak.

Salah satu tempat yang aman untuk menyimpan smartphone adalah di atas meja atau rak buku. Jangan menyimpan smartphone di tas atau wadah tertutup dalam jangka waktu lama. Hal ini lantaran mengisi daya smartphone dalam wadah tertutup memiliki potensi terbakar dan mempersingkat daya tahan baterai.

4. Perhatikan Kondisi Baterai

Baterai smartphone terletak di dalam bodi smartphone dan terlindung dengan material metal, plastik, atau kaca. Kendati begitu, pengguna perlu memastikan agar baterai smartphone selalu kering.

Sebaiknya jangan menelepon dengan smartphone di bawah tetesan hujan, jangan makan atau minum di dekat smartphone, dan hindari membawanya ke dekat tempat air terbuka seperti pantai dan toilet.

Baca juga : Lagi Cari Kerja di Awal Tahun? Ini 7 Tipsnya Biar Cepat Diterima | Equity World

5. Pasang Casing dan Pelindung Layar

Smartphone perlu dilindungi agar saat jatuh bodinya tidak baret dan layarnya tidak pecah. Salah satu cara yang cukup umum adalah membeli casing smartphone dan pelindung layar.

Dengan casing dan pelindung layar, smartphone kamu bakal terlindung dari benturan atau goresan yang bisa merusak tampilannya.

Kedua aksesoris smartphone ini pun banyak ditemukan baik di toko online maupun toko aksesoris gadget. Kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan biaya yang dimiliki.

Equity World

Kamis, 11 Januari 2018

Equity World | MotoGP: Gara-Gara Rossi, Zarco Merasa Lebih Terkenal

Equity World | MotoGP: Gara-Gara Rossi, Zarco Merasa Lebih Terkenal
Johann Zarco, MotoGP

Equity World | Pembalap MotoGP asal Prancis, Johann Zarco merasa dirinya makin terkenal belakangan ini. Tapi, penyebabnya bukan karena kemampuannya mengendarai motor Yamaha Tech3.

Menurut Zarco, peran Valentino Rossi mendongkrak popularitasnya di kelas MotoGP. Zarco mengakui menjadi terkenal, karena sempat berseteru dengan The Doctor selama musim balap 2017.

Pada musim lalu, penikmat MotoGP dihebohkan dengan perselisihan yang terjadi antara Zarco dan Rossi. Hal ini tak lepas dari gaya balap Zarco, yang dianggap Rossi berbahaya dan ugal-ugalan.

"Ketika Rossi berbicara, semua orang mendengarkan. Dia lah yang membuat pembalap lain terkenal," jelas Zarco seperti dikutip dari GPOne, kamis (11/1/2018).

Dalam sebuah kesempatan berbicara kepada wartawan, Rossi sempat membandingkan Zarco dengan pilot jet darat Red Bull, Max Verstappen. Pasalnya, mereka sama-sama tampil beringas selama berada di lintasan.

Pernyataan yang disampaikan Rossi justru mengundang perhatian penggemar. Inilah yang membuat nama Zarco makin terkenal sebagai pembalap di kelas MotoGP.

"Pada awal kejuaraan ia mengatakan bahwa saya masih lebih terbiasa dengan gaya balap Moto2 yang suka tampil ugal-ugalan," jelasnya.

"Sementara menjelang akhir dia mengatakan bahwa saya adalah salah satu yang terbaik dalam hal kecepatan. Setiap kali dia berbicara tentang saya, apakah positif atau negatif, dia meningkatkan popularitas saya," papar Zarco.

Baca juga : 8 Cara Alami untuk Bersihkan Paru-paru Kotor Akibat Rokok, Efektif Kurangi Risiko Penyakit Serius | Equity World
Komentar membangun Rossi tentunya telah meningkatkan kepercayaan diri Zarco di masa depan. Dia berharap bisa menampilkan performa yang jauh lebih baik dari musim sebelumnya.

Ditanya mengenai motor apa yang akan digunakan Zarco di musim ini, dia mengaku akan menunggu instruksi dari tim Tech3. Tapi dia menjelaskan kemungkinan dirinya akan menunggangi motor M1 2017.

"Tech3 adalah tim satelit Yamaha yang selalu balapan dengan motor tahun sebelumnya, jadi saya akan balapan dengan versi 2017 dari M1," ujar pembalap berusia 27 tahun ini.

Equity World

Senin, 08 Januari 2018

Equity World | Studi: Perokok Lebih Mungkin Dioperasi untuk Masalah Nyeri Pinggang

Equity World | Studi: Perokok Lebih Mungkin Dioperasi untuk Masalah Nyeri Pinggang
Studi: Perokok Lebih Mungkin Dioperasi untuk Masalah Nyeri Pinggang

Equity World | Kebanyakan kasus nyeri pinggang biasanya disebabkan karena ada tekanan pada saraf di sepanjang tulang belakang atau biasa disebut saraf kejepit. Bila keluhannya ringan hal ini bisa sembuh sendiri dan hanya perlu tindakan pencegahan saja seperti dengan olahraga atau dengan berhati-hati mengangkat beban.

Namun demikian untuk perokok masalah nyeri pinggang ini ceritanya bisa berbeda. Studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti di Swedia menyebut perokok pada akhirnya lebih mungkin membutuhkan operasi pembenaran tulang.

Dipublikasi dalam jurnal The Spine, data dari 331.941 ribu pekerja konstruksi menunjukkan bahwa orang yang merokok minimal 15 batang sehari 46 persen akan membutuhkan operasi tulang dibandingkan orang yang tak pernah merokok. Untuk orang yang merokok tak lebih dari 14 batang sehari dirinya 31 persen lebih mungkin akan perlu operasi sementara untuk mantan perokok 13 persen akan butuh operasi.

Dr Arkan Sayed-Noor dari Umea University mengatakan hal ini bisa terjadi kemungkinan karena kasus saraf terjepit perokok rata-rata lebih parah. Nikotin dapat mempersempit pembuluh darah dan mempromosikan inflamasi di area tulang belakang.

"Rokok tampaknya juga menjadi faktor risiko untuk seseorang terkena penyempitan tulang belakang yang dapat berujung pada operasi," kata Dr Arkan seperti dikutip dari Reuters, Senin (8/1/2017).

Baca juga : 7 Alasan Ini Sering Digunakan Orang untuk Gak Berolahraga | Equity World

Dalam catatannya peneliti menyebut juga bahwa perokok lebih mungkin untuk tidak terlibat dengan gaya hidup sehat rajin olahraga. Hal ini bisa semakin memperparah kasus nyeri karena otot-otot punggung yang lemah akan semakin membebani tulang.

"Jadi meski seseorang butuh berkali-kali usaha, berhenti merokok adalah cara terbaik seorang perokok untuk meminimalkan masalah stenosis tulang belakang dan masalah kesehatan lainnya," ungkap peneliti lain Dr Jean Wong dari University of Toronto.

Equity World

Jumat, 05 Januari 2018

PT Equityworld | Misi Barcelona Gaet Bek Muda Kolombia Terpaksa Tertunda

PT Equityworld | Misi Barcelona Gaet Bek Muda Kolombia Terpaksa Tertunda
Yerry Mina

PT Equityworld | Keinginan Barcelona segera menggunakan jasa bek potensial Kolombia, Yerry Mina, terpaksa tertunda. Palmeiras tidak ingin melepas Mina setidaknya hingga musim 2017-2018 berakhir.

Blaugrana telah dikaitkan dengan Yerry Mina sejak awal 2017. Barcelona berkesepakatan mendatangkan Mina setelah Piala Dunia 2018 dengan harga sembilan juta euro (Rp 145 miliar).

Meski telah mengamankan jasa Mina, Barcelona berniat mendatangkan sang pemain lebih cepat dari perjanjian awal. Mereka menawarkan harga lebih tinggi agar Mina dapat bergabung pada bursa transfer Januari 2018.

Akan tetapi, tawaran Barcelona itu ditolak Direktur Olahraga Palmeiras, Alexandre Mattos. Menurut Mattos, Palmeiras akan terlebih dulu berdiskusi dengan bek berusia 23 tahun tersebut sebelum mengubah keputusan.

"Benar jika Barcelona menemui kami untuk membahas Mina. Mereka memberikan tawaran baru, tetapi kami ingin Mina bertahan di sini," kata Mattos.

Baca juga : Telapak Tangan Berkeringat Tanda Penyakit Jantung Itu Mitos. Lakukan 5 Cara Ini untuk Mengatasinya! | PT Equityworld

"Kami akan menunggu Mina tiba di Sao Paulo dan berbicara. Apabila Palmeiras puas dengan penjelasannya, dia bisa pergi. Jika tidak, dia akan bertahan di sini," tambah Mattos.

Menurut media-media Brasil, Palmeiras meminta Barcelona untuk membayar 12 juta euro (Rp 194 miliar) jika ingin mendatangkan Yerry Mina pada Januari 2018.
PT Equityworld