Rabu, 27 September 2017

PT Equityworld | Google Rayakan Ulang Tahun ke-19 dengan Doodle Unik

PT Equityworld | Google Rayakan Ulang Tahun ke-19 dengan Doodle Unik
 

PT Equityworld | Di hari ini, Rabu (27/9/2017), Google merayakan hari ulang tahunnya yang ke-19. Untuk merayakan hari jadinya ini, perusahaan bentukan Larry Page dan Sergey tersebut menampilkan Google Doodle yang unik di laman utamanya.

Sebagai perayaan ulang tahunnya yang ke-19 ini, perusahaan mesin pencari ini membuat doodle interaktif dimana pengguna dapat memainkan 19 jenis gim klasik langsung di browser.

Diketahui, pengguna dapat memainkan gim baru snake, Pac-Man hingga sejumlah gim lawas yang pernah Google hadirkan selama 19 tahun kiprahnya di dunia internet.

Hari jadi mesin pencarian raksasa ini sebenarnya cukup membingungkan. Pasalnya, Google baru secara resmi menjadi korporasi pada 7 September 1998. Namun yang pasti, Google memiliki banyak hari istimewa di bulan September.

Sekadar informasi, alamat Google.com terdaftar pada 15 September 1997 dan resmi menjadi sebuah perusahaan pada 4 September 1998. Selang beberapa hari kemudian, Google secara teknis menjadi korporasi.

Baca juga : Pemutar Kejutan Ulang Tahun Google Suguhkan 19 Kegembiraan | PT Equityworld

Google mulanya merayakan ultah setiap tanggal 7 September. Namun semuanya berubah semenjak 2005. Kala itu, Google memutuskan untuk menetapkan tanggal 27 September sebagai hari ulang tahun.

Pemilihan tanggal 27 September inipun bukannya tanpa alasan. Google memilih tanggal ini untuk merayakan rekor jumlah halaman web yang sukses terangkum dalam indeks mesin pencari mereka.

Selamat ulang tahun Google!
PT Equityworld

Selasa, 26 September 2017

PT Equityworld | Tidak bisa kentut bisa bikin kematian, begini penjelasannya

PT Equityworld | Tidak bisa kentut bisa bikin kematian, begini penjelasannya


PT Equityworld | Beberapa orang malu untuk mengakui bahwa ia tengah kentut. Hal ini dikarenakan kecenderungan kentut yang berbau tidak sedap dan mengeluarkan bunyi mengganggu. Namun tahukah kamu, jika tidak bisa kentut dapat menyebabkan kematian, lho?

Kentut merupakan salah satu penanda lancarnya sistem pencernaan dan lancarnya kerja organ tubuh. Namun bila kentut berlebihan itu bisa jadi ada yang salah. Pun dengan tidak bisa kentut juga berbahaya karena menandakan ada yang bermasalah dengan cara kerja dan sistem di tubuh.

Salah satunya ialah menandakan gejala peritonitis. Peritonitis ialah peradangan di lapisan perut. Bentuk peradangan ini ialah timbulnya luka di dinding perut. Peritonitis harus segera ditangani karena jika tidak akan memicu infeksi. Nah infeksi ini jika dibiarkan dapat memicu kematian.

Baca juga : Mau Nikah Muda? Harus Punya 5 Hal Ini Dulu Nih! | PT Equityworld


Sebenarnya banyak cara yang digunakan untuk mendeteksi peritonitis. Salah satunya ialah pergi ke dokter untuk mengecek kesehatan. Namun cara termudah ialah mengenali gejala melalui kentut.

Selain melalui kentut, gejala susulan yang dapat menandakan peritonitis ialah rasa mual, diare, kurang cairan sehingga merasa haus dan demam. Nah mulai waspadai jika tidak bisa kentut.

PT Equityworld

TAG :
Equity World Jakarta, Equityworld Futures Jakarta, PT Equityworld Jakarta, PT Equityworld, Equityworld Futures, Equity World, PT Equityworld Futures, PT Equityworld Futures Jakarta SSC, PT EWF

Senin, 25 September 2017

PT Equityworld | Barcelona Cari Pemain Gratisan di MU dan Arsenal

PT Equityworld | Barcelona Cari Pemain Gratisan di MU dan Arsenal


PT Equityworld | Pelatih Barcelona Ernesto Valverde belum puas dengan skuat yang dimiliki, walau berhasil memulai musim 2017-2018 dengan cemerlang. Valverde sudah menyiapkan daftar buruan tahun depan. Dia ingin Barcelona merekrut pemain gratisan dari Manchester United dan Arsenal.

Don Balon melaporkan Barcelona tengah memantau kondisi terkini gelandang MU, Ander Herrera dan playmaker Arsenal, Mesut OZil. Kebetulan kedua pemain ini kontraknya akan habis Juni 2018 sehingga bisa didapat dengan gratis.

Ozil dan Herrara sejauh ini masih belum menyetujui kontrak baru. Jika situasi ini terus berlangsung sampai Januari, baik Ozil maupun Herrara, sudah diperbolehkan memulai negosiasi dengan klub lain.

Barcelona sebenarnya sudah berusaha merekrut Ozil dan Herrara pada musim panas 2017. Namun ketika itu usaha Barcelona tak membuahkan hasil.

Baca juga : Anda Sulit Kaya? Ini Penyebabnya | PT Equityworld


Di antara kedua pemain ini, Herrara yang paling berpeluang didapatkan Barcelona. Pemain Spanyol itu sangat menyukai Valverde dan kebetulan pernah bekerja bareng di Athletic Bilbao.

"Valverde pelatih yang sangat cerdas yang tidak hanya memiliki satu gaya sepak bola. Dia mampu beradaptasi terhadap kemampuan para pemain," puji Herrera belum lama ini.

"Saya bekerja bersamanya hanya setahun tapi saya benar-benar menikmatinya," lanjut Herrera.
PT Equityworld

TAG :
Equity World Jakarta, Equityworld Futures Jakarta, PT Equityworld Jakarta, PT Equityworld, Equityworld Futures, Equity World, PT Equityworld Futures, PT Equityworld Futures Jakarta SSC, PT EWF

Jumat, 22 September 2017

Equityworld Futures | Tolak Uang Elektronik, Buruh Akan Demo Bulan Depan

Equityworld Futures | Tolak Uang Elektronik, Buruh Akan Demo Bulan Depan
 

Equityworld Futures | Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), uang elektronik, dan Gardu Tol Otomatis (GTO). Kebijakan ini dinilai merugikan pekerja dan masyarakat karena bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan, transaksi melalui Gardu Tol Otomatis (GTO) hanya dapat dilakukan pengguna jalan yang memiliki kartu elektronik tol (e-Toll Card). Padahal, fitur e-Toll hanya bersifat sebagai pengganti uang tunai dan bukan merupakan alat pembayaran yang sah sebagaimana diatur dalam UU Mata Uang.

“Pemerintah dan lembaganya tidak boleh menolak mata uang rupiah. Kita hanya mengenal uang kertas dan uang logam, tidak ada uang elektronik," katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (21/9/2017).

"Karena itu kami berpendapat, jika ada yang menolak uang kertas atau logam, maka hal itu adalah pidana. Termasuk jika pengelola jalan tol menolak uang kertas atau logam,” tegas Said.

Said lebih jauh mengatakan, kerugian yang akan dialami masyarakat dengan uang elektronik, apabila kartu tersebut hilang, maka sejumlah uang yang ada di dalamnya juga akan ikut lenyap.

“Misal dalam kartu ada Rp 100 ribu, maka ketika kartu hilang, uangnya akan ikut hilang. Berbeda kalau memegang uang kertas Rp 20 ribu sebanyak 5 lembar. Jika hilang 1 lembar, maka masih ada Rp 80 ribu,” dia mencontohkan.

Belum lagi, sambungnya, bila menyimpan uang di bank, seharusnya ada bunga yang diperoleh. Katakanlah bunga deposito sebesar 9 persen, maka jika mengisi kartu sebesar Rp 100 ribu, seharusnya akan menjadi Rp 109 ribu.

"Tapi jangankan diberi tambahan, yang ada uang kita akan terpotong karena ada pungutan biaya untuk setiap kali top up (isi ulang)," jelas Said.

Kondisi ini diperparah dengan kebijakan GTO yang dipaksakan. Menurut Said, akan ada 20 ribu pekerja di jalan tol yang berasal dari Jasa Marga, Citra Marga, JLJ, JLO, dan lainnya yang terancam akan kehilangan pekerjaan.

Oleh karenanya, KSPI dan buruh Indonesia akan melakukan perlawanan dengan melakukan Gerakan Nasional Tolak Uang Elektronik.

“Buruh akan melakukan penolakan. Kami akan melakukan aksi besar-besaran pada 7 Oktober 2017 untuk menyuarakan isu jaminan kesehatan, tolak upah murah, dan menolak GTO. Aksi ini akan dilakukan bergelombang pada Oktober, November, dan Desember. Jika aspirasi dan tuntutan ini diabaikan, akan ada mogok nasional pekerja jalan tol," tegas Said.

Terpisah, Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat mengingatkan masyarakat untuk kritis karena pemilik dan pengguna kartu e-Toll, tanpa sadar sesungguhnya telah diambil paksa uangnya oleh pihak pengelola jalan tol dan bank yang menerbitkan kartu e-Toll.

"Kalau masyarakat membeli kartu e-Toll seharga Rp 50 ribu, sesungguhnya hanya mendapatkan saldo sebesar Rp 30 ribu. Ke mana selisih uang yang Rp 20 ribu?” jelas dia.

Lanjut Mirah, ditambah lagi dengan dana saldo e-Toll yang mengendap di bank karena tidak digunakan pemilik kartu, dan kemudian dapat diputar oleh bank untuk kepentingan bisnisnya.

Baca juga : Ini Alasan Mengapa Cukup Tidur adalah Kunci Hidup Bahagia | Equityworld Futures


“Bayangkan, berapa triliun rupiah dana masyarakat yang akan diambil paksa dari sistem 10 persen GNNT dan GTO ini?” ucapnya.

Dia menilai, bukan tidak mungkin GNNT akan menyasar pada transaksi kebutuhan dasar masyarakat yang lainnya, seperti pembelian bahan bakar minyak (BBM).

Bisa saja PT Pertamina mewajibkan pembelian BBM hanya dengan nontunai. Tidak saja pengemudi mobil, tapi juga akan berdampak langsung pada pengendara motor yang jumlahnya mencapai puluhan juta orang.

"Pengendara motor yang selama ini bisa membeli bensin secukupnya dengan uang tunai Rp 10 ribu, harus dipaksa setor dan mengendapkan dananya di bank untuk keuntungan pihak bank," tegasnya.

"Hal ini merupakan praktik bisnis ala kompeni. Masyarakat dipaksa untuk setor dana ke perusahaan seperti layaknya upeti di zaman penjajahan," Mirah mengatakan.
Equityworld Futures

TAG :
Equity World Jakarta, Equityworld Futures Jakarta, PT Equityworld Jakarta, PT Equityworld, Equityworld Futures, Equity World, PT Equityworld Futures, PT Equityworld Futures Jakarta SSC, PT EWF