Equityworld Futures | Harga Minyak Tergelincir di Pagi Ini (4/6), Lebanon & Israel Sepakat Gencatan Senjata
Equityworld Futures | Harga minyak turun karena kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon meningkatkan harapan untuk kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Sementara, DPR AS menyetujui resolusi yang berupaya membatasi kekuasaan perang Presiden Donald Trump.
Equityworld Futures | Harga Emas Turun Tajam di Tengah Ancaman Inflasi Membesar
Kamis (4/6/2026) pukul 07.45 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman Agustus 2026 turun 67 sen atau 0,69% menjadi US$ 97,14 per barel.
Sejalan, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Juli 2026 turun 62 sen atau 0,65% ke US$ 95,4 per barel.
Kedua patokan tersebut naik sekitar 2% pada Rabu (3/6/2026), memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya, setelah permusuhan di Timur Tengah kembali meningkat, termasuk serangan Iran terhadap Kuwait dan serangan militer AS di dekat Selat Hormuz.
Di AS, DPR yang dipimpin Partai Republik menyetujui resolusi pada hari Rabu untuk mencegah Trump melanjutkan perang melawan Iran. Agar berlaku, resolusi tersebut memerlukan persetujuan Senat dan mayoritas dua pertiga di kedua kamar untuk mengesampingkan veto Trump yang hampir pasti.
Trump mengisyaratkan pada hari Rabu bahwa mungkin ada kemajuan dalam negosiasi dengan Iran secepatnya akhir pekan ini.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi pada hari Rabu mengatakan kontak Teheran dengan Washington belum terputus, tetapi belum ada kemajuan dalam negosiasi, menambahkan bahwa kedua belah pihak sedang mempelajari teks-teks yang telah dipertukarkan.
Sementara itu, stok minyak mentah AS turun 8 juta barel menjadi 433,7 juta barel pada pekan yang berakhir 29 Mei, kata Badan Informasi Energi pada hari Rabu. Angka tersebut dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan 4 juta barel.
Haitong Futures menyatakan dalam sebuah catatan bahwa harga minyak kemungkinan akan bergerak menuju batas atas kisarannya karena ketidakseimbangan pasokan-permintaan yang terus-menerus seiring dengan penurunan persediaan minyak mentah global yang cepat.