Jumat, 24 Maret 2017

8 Tanda saat tubuhmu butuh detoks sekarang juga!


Equityworld Futures | 8 Tanda saat tubuhmu butuh detoks sekarang juga!

Equityworld Futures | Hidup di tengah dunia modern seperti ini bisa menempatkanmu pada risiko yang tinggi untuk terpapar racun yang berasal dari udara, air yang kamu konsumsi, produk perawatan hingga pembersih yang kamu pakai. Penumpukan racun ini lama-kelamaan bisa mempengaruhi kesehatan tubuh dan memunculkan ketidakseimbangan hormon, stres, hingga gangguan emosional. Tak jarang penyakit pun mulai bermunculan.

Dikutip dari merdeka.com, berikut adalah beberapa sinyal yang dikirimkan oleh tubuh yang jadi penanda bahwa tubuhmu perlu melakukan detoksifikasi untuk mengeluarkan racun.

Insomnia
Racun akan mengurangi tingkat hormon melatonin dalam tubuh. Dan saat melatonin ini menurun maka kamu akan berisiko tinggi untuk terkena insomnia atau gangguan tidur.

Perut buncit
Tak hanya karena makanan yang kamu konsumsi, perut membuncit akibat menumpuknya lemak juga menjadi hasil dari menumpuknya racun. Sebab racun akan mengurangi kemampuan tubuh untuk mengatur kadar glukosa dan kolesterol sehingga perut pun membuncit.

Suhu tubuh meningkat
Ketika tubuh kelebihan racun, jantung akan dipaksa untuk bekerja lemak keras. Hasilnya suhu tubuh meningkat.

Sinus
Sinus sangat umum terjadi pada mereka yang terlalu lama menghirup zat kimia beracun. Sehingga saat kamu mengalami sinus maka hal ini juga merupakan tanda bahwa tubuhmu memerlukan detoksifikasi.

Batu empedu
Munculnya batu empedu menunjukkan bahwa tubuhmu sarat akan racun. Racun akan meningkatkan pembentukan batu empedu.

Masalah kulit
Kulit kering, ruam, hingga berjerawat menunjukkan bahwa terjadi penumpukan racun dalam tubuh. Itulah sebabnya kamu perlu detoksifikasi untuk menghilangkan racun tersebut.

Baca juga : 10 Hal Ini Pasti Dirasakan oleh Orang Gemuk | Equityworld Futures
https://goo.gl/eRVut2
 

Lidah berwarna putih atau kuning
Di dalam tubuh orang yang sehat, lidah normalnya berwarna merah muda atau merah cerah. Dan saat terjadi akumulasi racun dalam tubuhmu, lidah berubah menjadi putih atau kuning dan disertai dengan bau mulut.

Sakit kepala
Sakit kepala yang berlangsung terus-menerus menunjukkan bahwa tubuh sarat akan racun sehingga ini menjadi tanda bahwa kamu membutuhkan detoks.

Detoks bisa dilakukan dengan banyak cara termasuk olahraga teratur, pijat, hingga minum infused water atau jus setiap hari.

Tak kalah menarik kunjungi juga : Equityworld Futures

Kamis, 23 Maret 2017

Beberapa Fakta Gangguan Tidur dan Cara Menghadapinya

Equity World | Beberapa Fakta Gangguan Tidur dan Cara Menghadapinya




1. RLS (Restless Leg Syndrome)

Gejala yang satu ini paling banyak dialami orang terutama dengan kesibukan dan tingkat stress yang tinggi. Menurut Mayo Clinic lebih dari 3 juta orang Amerika mengalami RLS ini. RLS adalah kondisi yang membuat orang bangun saat tengah malam dan mengalami kram disekitar kaki, kadang juga dikepala dan dada. RLS disebabkan karena gangguan saraf kaki kram dan bergerak tanpa kendali.

Gejalanya dapat muncul sepanjang malam dan belum ada obatnya selain memakai sabun dibawah sprei. Mengapa? Karena Sabun akan melepaskan ion yang diyakini efektif menghilangkan gejala susah tidur seperti RLS ini. Namun periksalah 1 bulan sekali, bila sabun batang telah kering pastikan untuk menggantinya karena ion tersebut akan segera hilang. Jadi jika kamu mengalami RLS, cobalah cara ini selain murah juga tidak memiliki efek samping.

2. Insomnia

Insomnia adalah gejala lanjutan dari susah tidur dan berada ditengah-tengah antara RLS dan susah tidur itu sendiri. Insomnia sejatinya terjadi karena gangguan psikologis atau penyakit yang mengakibatkan gangguan fungsional saat bangun. Insomnia ini sendiri terjadi akibat tekanan batin seperti kelelahan, stress, dan gejala lanjutan bila tidak diobati mengakibatkan halusinasi dan gangguan jiwa akut yang dialami penderita insomnia tidak dapat tidur lebih dari 1 bulan. 

Ada beberapa gangguan yang mungkin timbul saat terkena insomnia selama berbulan-bulan yaitu halusinasi, muntah-muntah, menurunnya proses kerja tubuh dan saraf, sampai sakit jiwa. Salah satu obat insomnia sendiri adalah menaruh sabun batang dibawah sprei, konsultasi kepada psikolog, atau mengurangi kecanduan kopi.

Baca juga : Hal Sepele yang Harus Kamu Hindari Agar Matamu Terhindar dari Minus | Equity World
https://goo.gl/B5kscC
 

3. Susah Tidur

Susah tidur merupakan gejala wajar yang dialami anak kecil hingga orang tua. Gejala ini ditandai dengan mimpi buruk dan terbangun saat tengah malam. Salah satu terapi awal agar tidak mengalami susah tidur adalah dengan membaca buku, menaruh sabun batang dibawah sprei, dan berdoa. Cara ini terbukti ampuh menghilangkan gejala awal RLS yaitu dimulai dari susah tidur tersebut.

Akhir kata, demikianlah ulasan mengenai gejala yang dialami orang saat tidur, karena ketiga hal ini sama-sama merusak fungsi ginjal yang hanya bekerja saat malam kita tidur. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat dishare agar berguna bagi sesama. Ingat, sayangi ginjalmu, sehat itu mahal harganya.

Tak kalah menarik kunjungi juga : Equity World

Rabu, 22 Maret 2017

Mitos atau Fakta Seputar Asuransi

PT Equityworld | Mitos atau Fakta Seputar Asuransi



PT Equityworld | Proteksi diri merupakan salah satu hal yang harus dimiliki oleh setiap orang, tidak hanya melindungi Anda dari bahaya yang akan menimpa jasmani atau aset yang dimiliki, proteksi seperti asuransi juga dapat melindungi Anda dari kerugian keuangan yang terlalu besar.

Tidak hanya perlindungan, sudah banyak produk asuransi yang menawarkan program perlindungan sekaligus investasi, yang mana artinya sesuai dengan jangka waktu yang telah disetujui pada awal perjanjian, pihak tertanggung berhak mendapatkan sejumlah uang hasil akumulasi dari premi yang telah dibayar kepada pihak penanggung.

Walau begitu, masih banyak orang yang enggan membeli asuransi karena pemahaman yang salah atas cara kerja asuransi. Tidak heran mitos-mitos tersebut membuat sebagian orang kehilangan kesempatan yang baik.

Sebelum memutuskan untuk tidak membeli asuransi karena mitos, sebaiknya luruskan dulu anggapan Anda mengenai asuransi. Berikut adalah mitos-mitos salah mengenai asuransi seperti dikuti dari liputan6.com

1. Asuransi = Tukang Tipu

Banyak orang beranggapan bahwa asuransi merupakan perusahaan yang bertujuan untuk memanipulasi dan menipu uang kita. Asumsi ini kerap timbul dari rasa kekecewaan pelanggan dan trauma terhadap sebuah perusahaan asuransi tertentu. Akibatnya, timbullah generalisasi bahwa semua perusahaan asuransi sama saja.

Faktanya, semua perusahaan asuransi sama sekali tidak bermaksud dan bertujuan untuk menipu nasabah mereka. Akan tetapi, ada saatnya di mana beberapa agen representatif yang bermain-main dan menyalahi pakem yang sudah ditetapkan oleh perusahaan asuransi.

Misalnya, saat seseorang hendak membuka sebuah polis asuransi, kadang agen representatif tidak memberikan penjelasan yang rinci dan menyeluruh mengenai syarat dan ketentuan yang berlaku dalam proses pembukaan polis asuransi dan menyebabkan miskomunikasi antara nasabah dan agen asuransi.

Miskomunikasi inilah yang akhirnya memicu stereotype negative mengenai perusahaan asuransi. Menurut Deny Kosasih, seorang Regional Agency Manager di sebuah perusahaan asuransi, kasus penyelewengan yang dilakukan oleh beberapa agen representatif yang nakal ini bisa dicegah dengan melakukan seleksi ketat bagi mereka yang ingin menjadi agen representatif sebuah perusahaan asuransi.

Dengan melakukan seleksi berkualitas tinggi, maka pribadi yang berkapabilitas sajalah yang dapat menjadi agen representatif sehingga berangsur-angsur, citra negatif perusahaan asuransi dapat membaik.

2. Sehat sehingga tidak memerlukan asuransi

Tidak sedikit orang yang mempunyai anggapan bahwa memiliki asuransi adalah kebutuhan orang yang sakit. Padahal jika telah mengidap suatu penyakit tertentu, anda harus membayar premi yang lebih mahal dibandingkan saat masih sehat.

Bahkan ada beberapa perusahaan asuransi yang enggan menanggung penyakit yang telah diderita oleh pelanggannya jika penyakit tersebut telah ada sebelum ia bergabung dengan asuransi.

Terlebih lagi, Anda tidak akan mengetahui kapan penyakit atau kecelakaan akan menyerang Anda. Oleh karena itu, sebaiknya lindungi diri sebelum musibah terjadi.

3. Masih muda sehingga belum memerlukan asuransi

Semakin muda Anda bergabung dengan asuransi, semakin murah premi yang harus dibayar. Selain itu, jika program asuransi ada yang menawarkan fasilitas investasi sekaligus proteksi diri, semakin muda akan bergabung, semakin banyak akumulasi dana yang akan terkumpul nantinya.

Usia tidak menentukan kondisi tubuh yang prima, banyak orang yang sudah berusia lanjut masih sehat dan ada juga orang yang masih muda tetapi mengidap penyakit kronis. Karena usia bukanlah jaminan seseorang untuk sehat, sebaiknya Anda memiliki asuransi untuk proteksi diri.

Baca juga : Ihh Serem, Penyakit Berbahaya Ini Tidak Menunjukkan Gejala Apapun di Awal | PT Equityworld
https://goo.gl/KxbKUq
 

4. Investasi pribadi lebih baik dibandingkan asuransi

“Insurance is the mother of all investments” adalah suatu ungkapan yang menunjukkan bahwa mitos bahwa investasi pribadi lebih baik adalah anggapan yang salah. Investasi bertujuan untuk menambah kekayaan atau aset yang Anda miliki.

Tetapi peningkatan tersebut akan percuma jika tidak dilindungi. Asuransi dan investasi seharusnya berjalan berbarengan, dengan begitu, aset yang meliputi barang berharga hingga kesehatan Anda, akan tetap terproteksi.

5. Sesuaikan produk asuransi dengan kebutuhan yang Ada

Tidak ada asuransi yang percuma, hanya saja belum tentu seluruh produk asuransi akan sesuai dengan kebutuhan Anda. Asuransi terdiri dari berbagai macam, contohnya asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, properti, pendidikan hingga asuransi jiwa. Prioritaskan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan yang ada sekarang agar Anda tidak merasa asuransi tidak berguna.

Tak kalah menarik kunjungi juga : PT Equityworld

Selasa, 21 Maret 2017

Ini 8 Fakta Sederhana Tentang Orang Bipolar yang Perlu Kamu Tahu

Equityworld Futures | Ini 8 Fakta Sederhana Tentang Orang Bipolar yang Perlu Kamu Tahu



Equityworld Futures | Beberapa dari kamu mungkin pernah mendengar istilah bipolar disorder (BD) atau gangguan bipolar, sementara beberapa dari kalian mungkin belum. Bagi kalian yang pernah mendengarnya, besar kemungkinan itu karena seseorang di sekitarmu mengalaminya ataupun kamu sendiri. BD banyak klasifikasinya dan itu digambarkan dalam spektrum yang seperti pelangi, jadi gak ada tipe yang benar-benar pasti. Yang jelas, ada fakta-fakta yang perlu kamu tahu soal BD agar kamu mengenal kondisi para penderita BD lebih dalam.

Dikutip dari idntimes.com, ini dia 8 hal yang perlu kamu tahu soal orang dengan BD:

1. Tahap dari depresi atau mania bisa bertahan berhari-hari, berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Beberapa orang dengan gangguan bipolar memiliki jarak bulanan atau tahunan antar "serangannya", di mana yang lainnya memiliki gejala yang terus-menerus. Hampir gak ada pengalaman yang "sama/serupa" di antara para penderita bipolar.

2. Gak ada klasifikasi bipolar yang dideskripsikan dalam spektrum gangguannya itu yang saklek. Gak semua orang yang memiliki gangguan bipolar itu bisa ditipekan bipolar tertentu. Misalnya: setengah bipolar I, total bipolar II, dll.

3. Gak semua orang yang didiagnosa mengidap gangguan bipolar perlu melewati pengobatan. Semua tergantung dari tingkat keparahan dan frekuensi "serangan" mereka, seseorang bisa saja hanya diberi resep obat antidepressants standar seperti Prozac, ataupun mereka bisa melewati tanpa pengobatan sama sekali dalam jangka panjang. Intinya semua pengidap bipolar hanya perlu pembuat stabil mood agar kehidupannya bisa berlanjut.

4. Orang dengan gangguan bipolar bisa merespon dengan baik pada terapi berbicara dan mereka juga bisa belajar strategi untuk mengatur mood mereka dengan sendirinya.

5. Kondisi kehidupan yang penuh stres menyebabkan orang bipolar lebih besar kemungkinan terkena "serangan". Dengan mengurangi penyebab stres, orang tersebut bisa mengatur kesehatan dengan baik. Kunci lainnya adalah diet, olahraga serta pola tidur.

6. Kebanyakan orang yang memiliki gangguan bipolar memiliki gejala yang berkembang saat awal dewasa muda, dengan akhir 20-annya menjadi usia tipikal serangan.

7. Belum diketahui pengobatan/penyembuhan permanen untuk gangguan ini, tapi beberapa penderitanya merasa bahwa beberapa gejala mereka menjadi jinak lambat laun, terutama ketika mereka sudah memiliki pandangan positif terhadap kondisi mereka dan cara mengendalikannya.

8. Gangguan bipolar sangat susah untuk didiagnosa. Banyak penderitanya menunggu 10 tahun bahkan lebih untuk menjelaskan perasaan dan perilaku mereka. Mereka perlu berbicara secara berkala kepada psikiater jika sudah didiagnosa ataupun sekedar sudah merasa bahwa kondisi mood mereka cocok dengan deskripsi gangguan bipolar.

Baca juga : Lakukan 7 Hal Ini Agar Hasil Keringatmu Tetap Bisa Dinikmati di Usia Senja | Equityworld Futures

https://goo.gl/pKcxnw


Itulah fakta-fakta tentang orang dengan gangguan BD yang perlu kamu tahu. Yang mereka butuhkan hanya kepedulian, rangkulan, pengertian dan dukungan. Mereka gak memilih untuk memiliki kepribadian seperti itu, tapi kamu bisa membantu mereka untuk belajar mengendalikan kepribadiannya. If you're there for them, your effort will surely be paid off with something way greater in return.

Tak kalah menarik kunjungi juga : Equityworld Futures