Senin, 09 Agustus 2021

Equityworld Futures | Harga Emas Kian Turun, Data Positif Ketenagakerjaan AS Indikasi Tapering Fed

Equityworld Futures | Harga emas turun pada Senin (09/08) petang setelah anjlok sebanyak 4,4% ke level terendah lebih dari empat bulan. Data pekerjaan AS yang positif meningkatkan kegelisahan bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga dan bisa memulai pengurangan aset lebih awal daripada yang diantisipasi.

Harga emas berjangka turun 0,84% di $1.748,35 per troy ons pukul 13.44 WIB menurut data Investing.com.

Akhir Sesi I: Saham Emiten Emas Merosot Seiring Turunnya Harga Emas Dunia | Equityworld Futures

Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) jatuh Rp10.000 dari Rp931.000 pada Sabtu minggu lalu menjadi Rp921.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.03 WIB.

Emas menembus level bawah trendline yang menentukan pasar bullish untuk pertama kalinya sejak tahun 2019, memicu stop-out yang signifikan dan menurunkan harga logam kuning, kata analis TD Securities dalam catatan.

Laporan pekerjaan AS terbaru, yang dirilis pada hari Jumat silam, menunjukkan non-farm payrolls naik lebih baik dari perkiraan 943.000, sedangkan tingkat pengangguran turun menjadi 5,4 %, di bulan Juli. Investor sekarang menunggu data lanjutan, termasuk indeks harga konsumen inti (CPI), pada hari Rabu.

Di Asia, China juga merilis data sebelumnya. CPI negara itu naik sebesar 1% tahun ke tahun dan 0,3% sebulan, sedangkan indeks harga produsen (PPI) naik 9% tahun ke tahun, di bulan Juli.

Sementara itu, harga emas turun di India, di mana pasar emas fisik turun menjadi premi kecil selama minggu lalu untuk pertama kalinya dalam sebulan. Namun, aktivitas tetap stabil di salah satu pusat emas terbesar.

Dalam logam mulia lainnya, perak jatuh 1,47% di 23,968, platinum turun 0,13% di 971,80 dan paladium turun tipis 0,01% di 2.628,50 pukul 13.48 WIB.

Jumat, 06 Agustus 2021

Equityworld Futures | IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini, Berikut Saham-saham yang Dapat Dicermati

Equityworld Futures | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.170-6.247.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal pergerakan IHSG berhasil break out resistance upper bollinger bands sehingga optimisme pergerakan menuju resistance selanjutnya dikisaran 6.210-6.247 secara fibonacci retracement.

Spekulasi Pengurangan Stimulus Fed Tekan Harga Emas Jelang Data Pekerjaan | Equityworld Futures

"Indikator Stochastic dan RSI memberi signal bullish momentum yang mendekati area overbought. Indikator MACD bergerak optimis mengiringi histogram yang terus menguat. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan support resistance 6.170-6.247," ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (6/8/2021).

Saham-saham yang masih dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AGII, BBCA, BBTN, HRUM, ICBP, INCO, SILO, UNVR.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 46,38 poin atau 0,75 persen ke level 6.205 dengan saham perbankan menjadi leader penguatan dimana BBRI, BBCA, BMRI dan BRIS naik cukup optimis. Pertumbuhan data PDB Indonesia pada kuartal ke-2 2021 yang mencatatkan pertumbuhan positif pertama kali sejak pandemi covid-19 direspon positif Investor.

Pertumbuhan ekonomi indonesia tumbuh 7.07% secara tahunan atau tumbuh 3.31% secara kuartalan yang ditopang oleh kinerja positif seluruh komponen permintaan dan lapangan usaha terutama peningkatan kinerja ekspor, konsumsi rumah tanggal, investasi dan konsumsi pemerintah. Investor asing melakukan aksi beli sebesar Rp857.47 miliar.

Kamis, 05 Agustus 2021

Equityworld Futures | Dolar AS Pamer Kekuatan di Tengah Rilis Data Ekonomi

Equityworld Futures | Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat pada akhir perdagangan Rabu waktu setemat (Kamis WIB), karena pelaku pasar mencermati data ekonomi terbaru. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,21 persen pada 92,2686.

Mengutip Antara, Kamis, 5 Agustus 2021, pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi USD1,1838 dibandingkan dengan USD1,1863 di hari sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,3887 dibandingkan dengan USD1,3915 di hari sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7382 dibandingkan dengan USD0,7393.

Kenaikan IHSG Hari Ini Diuji Potensi Konsolidasi Bursa Regional | Equityworld Futures

Kemudian dolar AS dibeli 109,46 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 109,11 yen Jepang pada hari sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9063 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9041 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2551 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2537 dolar Kanada.

Di sisi data, perusahaan data penggajian Automatic Data Processing (ADP) melaporkan, perusahaan swasta di Amerika Serikat menambahkan 330 ribu pekerjaan pada Juli. Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan kenaikan 653 ribu.

Laporan ADP datang dua hari sebelum laporan ketenagakerjaan bulanan penting yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja, yang akan mencakup data ketenagakerjaan dari sektor swasta dan pemerintah.

Di sisi lain, saham-saham di bursa Wall Street berakhir beragam pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena data pekerja sektor swasta negara itu lebih lemah dari perkiraan. Selain itu, para investor juga terus mencermati lonjakan kasus infeksi covid-19 karena bisa berdampak terhadap perekonomian.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 323,73 poin atau 0,92 persen menjadi 34.792,67. Indeks S&P 500 turun 20,49 poin atau 0,46 persen menjadi 4.402,66. Indeks Komposit Nasdaq naik 19,24 poin atau 0,13 persen menjadi 14.780,53.

Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di zona merah, dengan penurunan tertinggi pada sektor energi sebesar  2,93 persen. Sedangkan sektor layanan komunikasi dan teknologi naik tipis.

Saham perusahaan Tiongkok yang tercatat di bursa AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi dengan enam dari 10 saham teratas menurut bobotnya di indeks S&P US. Listed Tiongkok 50 ditutup dengan catatan optimistis.

Rabu, 04 Agustus 2021

Equityworld Futures | Turun 5 Ribu, Harga Emas Antam Jadi Rp 943 Ribu per Gram

Equityworld Futures | Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam pada perdagangan Rabu, 4 Agustus 2021, turun Rp 5.000 dibandingkan dengan kemarin.

"Harga emas batangan satu gram Rp 943.000," seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia pada Rabu.

Berdasarkan situs Logam Mulia, harga emas batangan Antam di butik Pulogadung, Jakarta hari ini, yaitu:

1 gram Rp 943.000
2 gram Rp 1.826.000
3 gram Rp 2.714.000
5 gram Rp 4.490.000
10 gram Rp 8.925.000
25 gram Rp 22.187.000
50 gram Rp 44.295.000
100 gram Rp 88.512.000
250 gram Rp 221.015.000

Wall Street Kompak Menguat | Equityworld Futures

Sedangkan, harga emas berukuran 500 gram, yaitu Rp 441,8 juta. Dan harga emas batangan 1.000 gram yaitu Rp 883,6 juta.

Harga emas pada 3 Agustus sebesar Rp 948 ribu per gram. Untuk harga buyback emas hari ini adalah Rp 836 ribu per gram.

Adapun harga emas hari ini lebih rendah dibanding awal 2021 yang sebesar Rp 969 ribu. Sedangkan harga emas hari ini jauh lebih tinggi dibanding awal 2020 yang sebesar Rp 771 ribu.

Emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat London Bullion Market Association.

Terkait harga emas dalam situs itu, tertulis sesuai dengan PMK No 34/PMK. 10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.